Saturday, 14 March 2020

Dzalimkah Al-Azhar?


Redaksi
Wake up bro ! benteng Azhar kembali meninggi, saban hari terus meninggi. Nah, taukah kita, ujian untuk kenaikan tingkat sudah dekat. Nah, sudah saatnya bagi kita yang masih berselimut tebal untuk bangun, membasuh muka. Kemudian membuka lembara-lembaran mukarar (diktat).

Info yang beredar, ujian akan dilaksanakan sekitar pertengahan bulan Mei, walaupun sebagian yang lain menyampaikan besar kemungkinan selesai bulan lima. Dan sebagian yang lain beropini awal bulan Juni. Namun yang harus kita sadari adalah, ujian di depan mata.

Bagi mbak-mbak, cutda-cutda KMA, jangan melamun lagi. Walaupun dimata kalian dunia sedang berputar lambat (slow motion) tapi tidak demikian dengan dunia nyata. Apa lagi musin ujian, waktu terasa mulai mengejar dengan pisau dapur di tangan, jadi berhati-hatilah. Jangan hingga tertusuk pisau dapur ini, sakitnya melebihi putus cinta (joke).

Organisator, olahragawan, pegiat kajian dan rihlah. Alangkah baiknya, berhenti sejenak untuk memuluskan harapan luhur yang diniatkan dari kampung nan jauh dimata. Walaupun waktu tak terasa usang bagi kita, tapi yakinlah, akan sangat usang bagi orang renta yang menanti.

Bangun dari sekarang, jangan hingga nanti kita berteriak Azhar dhalim, gak ada toleransi dan terlalu memilah milih!

Al- Azhar tidak zalim

Jika kita tersadar dari sekarang, yakinlah Azhar terlalu tasamuh (memberi aneka macam kemudahan) bagi mahasiswa ajnabi (non-Mesir). Bukankah duktur memberi tahdidan sebelum ujian, bukankan Al-Quran tidak diujiankan 30 Juz. Dengan kemudahan-kemudahan tersebut Azhar berharap kita tidak tertekan dan bisa melewati ujian tersebut, namun sebaliknya kita belum tersentuh untuk memegang diktat dan terus berleha-leha.

Azhar zalim berkumandang keras, seakan azhar betul-betul berbuat ibarat itu. Padahal jikalau azhar menerapkan sistem yang sama untuk semua mahasiswa. Akan sedikit sekali mahasiswa luar  yang bisa lulus naik tingkat.

Sebaiknya kesadaran akan hal-hal ibarat ini kita pelihara dari sekarang, semoga diakhir Agustus-September bunyi “Azhar itu dzalim” tidak keluar asal-asalan dari verbal kita. Jika yang menyampaikan ibarat itu bukan mahasiswa Azhar, mungkin sanggup dimengerti. Karena dia tidak pernah mencicipi hangatnya kursi kuliyah kita.

Tapi jikalau mahasiswa azhar sendiri yang mengeluarkan pernyataan ibarat itu, maka perlu dipertanyakan kembali dengan barometer apa dia mengeluarkan statement. Sekali lagi, kursi kuliyah masih hangat dan luang untuk kita tempati. Keep spirit, Jak kuliyah, jak belajar!
Rabbuna yunajjahna! Amin

Friday, 13 March 2020

25 Mei 2013 : Ujian Azhar Dimulai


Kairo, 7/6/2013. Al-Azhar dengan resmi mengumumkan tanggal dimulainya ujian umum term II. Untuk ujian tulis akan dimulai dari tanggal 25 Mei 2013 sampai simpulan bulan Juni. Sementara Syafawi mulai dari 18-23 Mei, untuk setiap mahasiswa sesuai dengan tingkatan masing-masing.

Menurut salah seorang sumber yang berdomisili didekat kampus Darrasah ”Sebagian besar ujian syafawi (lisan.red) dimulai sebelum ujian tahriri (tulisan), namun tingkat simpulan dan beberapa tingkat empat dilaksanakan setelahnya”.

Ujian takhaluf syafawi dari tanggal 7-9 Mei, sedangkan ujian tulisnya 16-22 Mei. Waktu pelaksanaan ujian bervariasi, jikalau pagi pukul 09.00-12.00 dan siang 13.00-16.00 Clt.

Dari pantauan redaksi, ruang kuliah mulai tertutup rapat, hanya yang sangat berkepentingan saja boleh masuk, ibarat menuntaskan manajemen kuliyah, melihat jadwal.

Banat sudah mulai

Kuliyah banat (girl) memulai ujian term II lebih cepat dari kuliyah banin. “kami ujian syafawi orisinil tanggal 4 Mei 2013. Akan tetapi ujian tahriri tetap dari tanggal 25 Mei juga” kata Tgk. Devi Intan ketua keputrian KMA Mesir.

“Kegiatan di Meuligoe KMA sudah tutup semenjak beberapa ahad yang lalu, hal ini menyangkut persiapan ujian untuk warga, supaya dapat fokus lebih awal dan najah dengan nilai lebih baik” berdasarkan keterangan Ketua KMA Tgk. Muammar.(GP)

Wednesday, 4 March 2020

Mufti: Mengganggu Al-Azhar Berarti Bahaya Bagi Keamanan Nasional Mesir


Kairo – Konflik yang terjadi di Mesir semenjak lengsernya mantan presiden, DR. Muhammad Mursi, hingga ketika ini telah menarik perhatian dunia. Tak hanya itu, banyak pihak baik dalam maupun luar negeri turut andil menunjukkan jasa untuk menuntaskan konflik tersebut. Sebagian pihak mencoba masuk terlalu jauh dalam urusan dalam negeri Mesir, bahkan ada yang hingga mencoba masuk ke ranah Al-Azhar beserta lembaga-lembaga yang ada di dalamnya.

Menanggapi hal tersebut, Mufti Mesir, DR. Syauqi Allam, angkat bicara. Melalui situs resmi Dar Al-Ifta, Mufti menegaskan bahwa gangguan terhadap Al-Azhar dan Grand Syaikh Al-Azhar serta lembaga-lembaga yang bernaung di bawahnya merupakan bahaya bagi keamanan Nasional Mesir. Mufti memperingatkan Kementrian Luar Negeri Mesir untuk menindak gangguan tersebut alasannya yakni sanggup mengganggu kestabilan keamanan negara tersebut.

Selain itu Mufti juga menjelaskan bahwa pilihan yang diambil oleh Grand Syaikh Al-Azhar As-Syarif, DR. Ahmad Thayyib, yakni untuk kemaslahatan Mesir beserta rakyatnya yang terdiri dari aneka macam golongan dan afiliasi serta untuk mempertahankan kemaslahatan agama dan negara.

Mufti juga menambahkan dalam pernyataan tersebut bahwa seluruh rakyat Mesir mengakui kiprah Al-Azhar sepanjang sejarah yang merupakan acuan seluruh rakyat Mesir bahkan dunia Islam. Khususnya ketika masa-masa konflik, Al-Azhar bangun sebagai salah satu pihak yang berperan penting dalam menjaga persatuan umat.

Sebagai penutup, Mufti menegaskan bahwa Al-Azhar dan seluruh lembaga-lembaga yang ada di dalamnya senantiasa berusaha untuk kemaslahatan umat. Al-Azhar merupakan kiblat prinsip moderat yang dipegang oleh seluruh rakyat Mesir, adapun gangguan terhadap Al-Azhar dan Grand Syekhnya sama dengan penghinaan terhadap seluruh rakyat Mesir. (FR)

Monday, 24 February 2020

Dr. Ibrahim Hudhud; Perkuliahan Al-Azhar Kembali Aktif


kmamesir.org - (21/10), sehabis libur selama 3 bulan, semester ganjil tahun akademik 2013/2014 Universitas Al-Azhar kembali aktif terhitung Sabtu, 19 Oktober 2013 lalu. Hal tersebut senada dengan pernyataan Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Dr. Ibrahim Hudhud beberapa hari yang lalu.

Beliau juga menambahkan bahwa permulaan akademik gres tahun ini mustahil diundurkan lagi ibarat beberapa keputusan yang telah dikeluarkan diawal Oktober lalu. 

Sebelumnya pihak rektorat telah mengumumkan penundaan masa aktif kuliah sebanyak dua kali, dikarenakan banyak sekali kendala; baik kondisi yang masih belum aman pada kali pertama dan berbenturan dengan hari libur pada kali kedua.

Dalam wawancaranya dengan ‘Shaut el Azhar’ Dr. Hudhud juga berpesan supaya mahasiswa fokus dalam belajar, berusaha untuk mencari ilmu semenjak awal mulai perkuliahan, berusaha menghadiri setiap mata pelajaran, mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya supaya kelak menjadi insan yang bermanfaat di masyarakat. (Mh)


Sunday, 16 February 2020

Kuliah Semester Genap Akan Segera Dimulai



kmamesir.org – Dewan Al–Azhar yang dipimpin Rektor Universitas Al–Azhar; DR. Usamah  Al-Abd, menetapkan kuliah semeter genap akan di mulai pada Sabtu, 22 februari 2014 mendatang.

Dewan rektorat juga mengumumkan penutupan sementara asrama Al–Azhar untuk memperbaiki kerusakan dan memperbaharui kemudahan di dalam asrama; dan akan segera mengumumkan kapan kembali di bukanya asrama Al- Azhar yang berada di Hay Sadis tersebut. 

Sumber : http://www.azhar.edu.eg

Thursday, 6 February 2020

Al-Azhar Percepat Ujian Term Ii


kmamesir.org - (16/4). Universitas Al-Azhar mengeluarkan pengumuman mengejutkan mengenai penyelenggaraan ujian term II. Setelah melalui pertimbangan yang matang jadinya Dewan Rektorat Universitas Al-Azhar yang dipimpin oleh Dr. Usamah el-Abd memutuskan bahwa ujian final semester akan dilaksanakan terhitung semenjak tanggal 10 Mei 2014.

Pihak universitas juga mengumumkan bahwa ujian ekspresi (syafawi) dan ujian ulang (takhalluf) akan diadakan sebelum tanggal tersebut; sesuai dengan keputusan dari fakultas tiap-tiap universitas.

Adapun bahan yang akan diujiankan hanya mencakup bahan yang dijelaskan oleh para dosen. Sesuai tahdidan yang telah diberikan dalam muhadharah.

Libur pemilu
Selanjutnya diumumkan juga bahwa mulai tanggal 26 sampai 30 Mei 2014 seluruh aktivitas mencar ilmu mengajar akan diliburkan dikarenakan akan diadakan pemilihan umum untuk presiden Mesir yang baru. (BR)

Wednesday, 29 January 2020

Darul Ifta Buka Peluang Berguru

Add caption
Kmamesir.org 11/18/2014. Dar-Ifta Mashriyah kembali membuka registrasi bagi mahasiswa yang berkeinginan untuk berguru di forum tersebut. Menurut keterangan dari Divisi tadrib forum tersebut, sejauh ini mereka sudah mewisudakan 7 alumni, sehabis mengikuti training selama tiga tahun.
Pendaftaran untuk tahun ini dibuka mulai awak Agustus  hingga awal September 2014. Sedangkan ujian masuk akan dilaksanakan pada 15 September 2014. Ujian berbentuk mulut dan goresan pena dengan bahan yang setara dengan tamatan S1.

Dilansir dari Atdikcairo.org, Ahmad Gamal staf manajemen Divisi Keilmuan dan Pelatihan Dar al Ifta Mashriyah memberikan bahwa registrasi dapat eksklusif dating Ke Markas Dar Al Ifta’ Mashriyah unutk mengisi formulir, waktu registrasi hari Minggi hingga Kamis pukul 09.00 pagi-16.00 sore Waktu Kairo. Mahasiswa yang mendaftar merupakan diharuskan sudah menamatkan S1. (Mh)

Thursday, 23 January 2020

Al Azhar Sempurnakan Puluhan Duta Islam Untuk Aceh


Kemarin (Senin, 29 September 2014), Al Azhar mewisudakan sekitar 403 mahasiswa Indonesia dan beberapa negara lainnya. Diantara jumlah tersebut 34 diantaranya yaitu putra-putri terbaik yang berasal dari nanggroe aceh tercinta.

Acara yang berlangsung di aula utama komplek kampus Al Azhar Nasr City ini dihadiri oleh tamu- tamu istimewa. Turut hadir dalam program Dr. Muhammad Muhanna (Perwakilan Grand Syeikh Al Azhar), Prof. Dr. Muhammad Abdussyafi (Rektor Universitas Al Azhar), Dr. Fahmy Lukman (Atase pendidikan dan kebudayaan KBRI Kiro),  dan  Dr. Hamdullah Shifti (perwakilan dari Asosiasi Ikatan Ulumni Al Azhar Internasional ).

Dalam sambutannya, Dr. Ahmad Muhanna mengingatkan akan pentingnya mempertahankan manhaj  al azhar. Yaitu Mahhaj yang bangun diatas tiga pilar utama, berupa fikih mazhab, Akidah Ahlussunnah wal jama’ah (Al Asy’ari dan Al Maturidi), serta Tasawwuf. “Sebuah hasil yang benar hanya saja sanggup dihasilkan dengan manhaj yang tepat.”

Suasana suka cita nampak tumpah ruah di luar aula sesudah para wisudawan menuntaskan prosesi wisuda. Disana sudah ada warga Aceh lainnya yang sedang menunggu untuk mengucapkan congratulations, sebagai pengganti keluarga para wisudawan yang jauh di naggroe. Saat-saat seperit ini menjadi momen tak terlupakan di negeri kinanah ini.

Salah seorang mahasiswa dikala kami wawancarai tampak sangat bahagia, ia merasa apa yang terjadi hari ini benar-benar sebuah mimpi, pejuangan keras Al Azhar Alhamdulillah sanggup diselesaikan dengan kesabaran dan keikhlasan yang tinggi. “ Al Azhar nyan Geuhon, kolam tamita pih hek ta peutimang pih brat”(Al Azhar itu berat, bukan hanya menyelesaikannya saja yang berat, menjaga nama Al Azhar juga berat), ” lanjutnya.


Beliau juga berpesan kepada kawan-kawan yang masih berjuang di Al Azhar untuk lebih bersungguh-sungguh lagi, demi sebuah kebanggan bagi orang bau tanah dan mengharumkan nama naggroe. Tak lupa pula ucapan terima kasih kepada seluruh warga Aceh yang telah turut hadir berbahagia dihari wisuda mereka..(HN)

Dr. Abdul Hay ‘Azb Rektor Gres Al Azhar

Dr. Abdul Hay 'Azb
Kmamesir.org 2/10/2014. Syaikhul Al Azhar telah mengeluarkan keputusan atas terpilihnya Dr. Abdul Hay ‘Azb sebagai Rektor Universitas Al Azhar yang baru. Beliau diangkat menggantikan Dr. Usamah Abd yang pensiun sehabis memangku jabatan selama kurang lebih tiga tahun setengah. 

Berita ini dikutip eksklusif oleh situs gosip Veto melalui Syekh Abbas Syauman, wakil Syaikhul Azhar. Dengan diangkatnya Dr. Abd Hay sebagai rektor yang baru, berarti hingga ketika ini Al Azhar telah mempunyai 13 rektor semenjak masa pembaharuannya pada tahun 1961. 

Penetapan pemilihan Dr. Abdul Hay ‘Azb akan mendapat pengukuhan dari Presiden Abdul Fattah Sisi dalam beberapa hari ke depan. Syeikh Ahmad Thayyib meminta biar Rektor yang gres lebih memperhatikan lagi kepentingan mahasiswa, dan berusaha untuk memenuhi sgala kebutuhan mereka. (HN)

Monday, 20 January 2020

Ujian Al Azhar Ditunda

google picture

Musim cuek semakin mendekati puncaknya. Ujian semester 1 yang biasanya berlangsung ketika puncak animo dingin, menciptakan mahasiswa al Azhar Mesir semakin sibuk mempersiapkan diri.

Awalnya dikabarkan bahwa ujian akan dimulai selesai Desember ini. Namun ada perubahan jadwal ujian semester ini. Dilansir dari halaman al Markaz al I’lami bi Jami’ati al Azhar (26/11), dinyatakan bahwa ujian selesai semester 1 ditunda. Ujian yang seharusnya dimulai tanggal 27 Desember 2014 akan diundur hingga 4 Januari 2014. Tetapi tidak disebutkan alasan penundaan ujian kali ini.


Dengan penundaan ini, supaya persiapan ujian Masisir (mahasiswa Indonesia di Mesir) semaki matang dan mantap.(YTh)

Thursday, 16 January 2020

Rektor: Sabtu, Kuliah Al-Azhar Aktif Kembali

Gerbang Universitas Al-Azhar Hay Sadis/Google Image 


Rektor Al-Azhar
Kmamesir.org. 5/2/2015. Rektor Al-Azhar Dr. Abd el-Hay ‘Azb mengumukan aktivitas mencar ilmu mengajar untuk termin II akan dimulai Sabtu, 7 Februari 2015. Informasi ini resmi dikeluarkan oleh pihak Al-Azhar melalui website azhar.edu.eg.

Pengumuman ini juga sebagai bantahan terhadap warta yang tidak bertanggung jawab yang disebarkan di jejaring sosial mengenai diundurnya jadwal masuk kuliah.
Disana juga disampaikan bahwa keputusan ini berlaku bagi seluruh Al-Azhar Mesir, baik sentra di Kairo maupun di seluruh cabang provinsi yang tersebar.[am/fm]


Thursday, 2 January 2020

Hari Pertama Ujian Universitas Al-Azhar Lancar

Jadwal Imtihan Syafawi Takhaluf Fak. Syariah Wal-Qanun
Kmamesir.org. 3/5/2015. Hari pertama digelarnya ujian Universitas Al-Azhar kampus Darrasah, Husen berlangsung tertib dan tenang. Kondisi ini sedikit berbeda dengan ujian tahun sebelumnya yang sedikit riuh dikarenakan bunyi ribut sorak-sorak para demonstran di alun-alun kuliah. Namun pada tahun ini keamanan kembali diperketat mengingat supaya lancarnya proses pelaksanaan oleh setiap fakultas.

"Alhamdulillah saya dapat mengikuti ujian syafawi Usul Fiqih tingkat II dengan hening tanpa bunyi ribut, walaupun agak bising dengan bunyi kendaraan di jalan raya." Ungkap Tgk. Kurniadi Anwar, salah seorang mahasiswa Aceh Fak. Syariah Islamiah. 

Imtihan Universitas Al-Azhar dilaksanakan pada dua musim/term, ialah trend panas dan trend dingin. Hari ini merupakan hari pertama dilaksanakannya ujian ekspresi takhaluf (ulang) bagi beberapa fakultas.

Tahun ini imtihan lebih dipercepat mengingat ramadhan sudah sangat dekat. Biasanya Al-Azhar pelaksanakan ujian pada awak bulan Juni dan Juli, namun tahun ini sehabis rapat Universitas, diputuskan Ujian diadakan lebih awal pada Mei sampai Juni 2015. [am/fm]

Saturday, 28 December 2019

Bangkitnya Senat Fakultas Ushuluddin


Pengurus SEMA-FU
Senin, 14 September 2015, di Hadiqah Dauliyah dirampungkan penyusunan formatur Senat Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar dan sekaligus menunjukan kembali kebangkitan Senat Ushuluddin mengalami kevakuman selama dua tahun terakhir.

Adapun LPJ senat yang dilaksanakan hari Kamis 10 September yang lalu, juga telah menghasilkan ketua gres untuk menggantikan ketua yang lama. Adapun yang menjadi ketua Senat Ushuluddin pada tahun ini ialah saudara Afifuddin Ibnu Syamsuddin.

Pada tahun ini terlihat begitu besar antusias warga Senat Ushuluddin untuk kembali membangkitkan Senat Ushuludin, sesuai dengan moto yang warga Senat Ushuluddin usung pada tahun ini yaitu “menuju Ushuluddin aktif, komunikatif, kompetitif dan berkarakter Azhari.”

“Semangat kawan-kawan pengurus gres dan anggota Ushuluddin yang lainnya, agar ini menjadi langkah awal kita untuk menaikkan prestise SEMA–FU di mata Masisir dan dunia.” Kata Rakhmi, salah satu mahasiswi Fakultas Ushuluddin.

“Harapanya agar Senat Ushuluddin tahun ini sanggup lebih baik lagi,” ujar Umar salah satu mahasiswa Fakultas Ushuluddin,

Semoga tahun ini Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin atau sering di singkat dengan SEMA-FU sanggup lebih aktif kembali, dan memperlihatkan penemuan dan donasi yang sanggup membantu dalam menunjang prestasi para mahasiswa Ushuluddin di Masisir ini. Amin. [MKP]


Friday, 27 December 2019

Maba Kma Dipastikan Daurah Lughah

Sumber Foto FP; KPP- MaBa al Azhar mesir
Kmamesir.org. 18/9/2015. Setelah mengikuti ujian tahdid mustawa yang diadakan Al-Azhar untuk mahasiswa gres Selasa (15/9) balasannya pihak Al-Azhar mengeluarkan pengumuman kelulusan imtihan tersebut kemarin, Kamis (18/9). Hasil tersebut juga di share di FB KPP-MaBa al Azhar mesir sekitar 14 halaman. 

“Secara umum mahasiswa Indonesia hanya tiga orang yang dapat eksklusif kuliah pada tahun ini, sedangkan sisanya ada yang di mustawa mubtadi tsani, mutaqaddim awaal, mutaqaddim tsani dan lainnya akan ikut daurah lughah terlebih dahulu satu tahun” kata Tgk. Kasyfurridha, PJ maba sehabis hasil diumumkan kemarin.

Sedangkan mahasiswa gres dari KMA dipastikan akan mengikuti daurah lughah semuanya, sebagai persiapan bahasa dan kemantapan ilmu dasar. Maba Aceh keseluruhan berjumlah 17 orang, satu orang ditampung oleh almamater keberangkatan, sedangkan sisanya bersama mahasiswa senior dari kekeluargaan. Tersebar dibeberapa wilayah, ibarat Matariyah, Husein dan Hayy Asyir. (am/fm)

Tuesday, 24 December 2019

Warna-Warni Markaz Lughah

Suasana belajar-mengajar di salah satu ruang Markaz Lughah

Markaz Lughah mulai aktif kembali. Mahasiswa gres pada tiap musthawa (tingkatan) dibagi menjadi dua bagian, berguru pada pagi hari dan siang hari, ibarat pada tahun lalu.

Minimnya ruang kelas Markaz Lughah menjadi alasannya. Jumlah ruang kelas tidak dapat menampung keseluruhan Mahasiswa yang berjumlah ratusan bahkan ribuan orang dalam satu waktu. Bukan hanya Mahasiswa Indonesia saja, tetapi semua wafidin atau mahasiswa asing.

Kebijakan ini dilakukan semoga semua Mahasiswa mendapat kelas. Kelas pagi hari dimulai dari pukul 08.00 WK hingga 12.30 WK. sedangkan kelas siang mulai dari pukul 13.00 WK dan keluar pada pukul 17.30 WK.

Walaupun demikian, ternyata kelas juga tidak cukup untuk menampung lonjakan mahasiswa. Hal ini disebabkan karena sebelum maba Indonesia masuk, Markaz Lughah sudah dipenuhi dengan pelajar Malaysia yang berjumlah 1000 orang. Tambahan 500 maba Indonesia melebihi batas kuota yang tersedia, belum lagi maba dari negara-negara yang lain, seperti: Negeria, Brunei Darrusalam, Kamboja, Thailand, Pakistan, Suriah, Albania dan Turki.

Untuk menanggulangi hal tersebut, ruang kantin dan ruang guru terpaksa dijadikan ruang belajar. Kuota kelas yang terbatas ini juga mengakibatkan kelas Mutamayyiz harus rela melepaskan ruang mereka untuk maba baru.
"Ustadz Zayed, kelas kita digunakan oleh bawah umur baru, kita gak punya kelas ustadz," ucap seorang mahasiswa berjulukan Fazri Maulana kepada sang ustaz saat ia gres saja datang untuk mengajar. Setelah dicek ternyata kelas mereka telah diberikan kepada mahasiswa gres atas izin Direktur.

Akhirnya sehabis terjadinya hiwar singkat antara ustaz Zayed, Direktur dan belahan keamanan, kelas mutamayyiz dilanjutkan di lantai tiga Mesjid. Walau jarang digunakan, ruang tersebut masih tergolong layak pakai dengan prasarana yang lengkap untuk standar berguru Markaz Lughah.

Akhirnya proses berguru mengajar di Markaz Lughah sanggup terkendali. Terkadang senior mesti menyerah kepada bau kencur semoga terciptanya relasi sosial yang bersinergi. (MDF)


Sunday, 22 December 2019

Lagi, Kma Lahirkan Belasan Sarjana Al-Azhar



Kmamesir.org. 20/10/2015. KMA kembali melahirkan calon ulama bangsa. Tahun ini tercatat delapan belas mahasiswa asal Aceh mengikuti wisuda PPMI. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (20/10) di gedung serbaguna milik Al-Azhar, ACC (Al-Azhar Conference Center).

Dari jumlah tersebut, lima belas orang merupakan lulusan S1 Universitas Al-Azhar, satu orang dari American Open University dan satunya lagi alumni Cairo University.

Mereka berasal dari fakultas yang berbeda. Enam orang dari fakultas Syariah Islamiyah, yaitu: Muhajir Sanusi, Muzirwan, Muhar Rafsanjani, Musyari Aulia, Naufal Hidayat serta Ernita dan enam dari Ushuluddin, yaitu: Hafiz Razali, Mahral Barmawi, Ilham Sujefri, Fajar, Alfin Nur Hazafat, dan Al-Ghazali. Fakultas Lughah Arabiyyah diwakiili oleh tiga orang, Fakhrurrazi, Mulyadi dan Nani Hidayati. Sedangkan Dirasat Islamiyah hanya diwakili oleh satu orang, Mujaddid Abdillah.        

Nurmarini menjadi satu-satunya wisudawan Cairo University, begitu juga dengan Zulfadli yang merupakan lulusan American Open University.

Pada wisuda kali ini, KMA juga mendapat kabar gembira. Salah satu dari mereka mendapat nilai yang sangat memuaskan. Adalah Muzirwan Muhibudin Rasa yang mendapat nilai rata-rata Jayyid Jiddan Martabah Syaraf. Hal jni juga diikuti oleh rekannya yang lain yang mendapat nilai jayyid jiddan dan jayyid.

"Si Muzirwan karna hana aktif manteng jih di PPMI dan organisasi. Meuhan hana meupat-pat tinggai awak laen, jih kemungkinan jet ke wisudawan terbaik," ucap salah satu wisudawan asal Aceh. (TRA)

Para wisudawan asal Aceh berpose bersama 




Saturday, 21 December 2019

Kabar Bangga Dari Pasca Sarjana Al-Azhar


Universitas Al-Azhar Kairo

kmamesir.org. 21/10/2015. Kuliah pasca sarjana Universitas Al-Azhar Kairo Mesir yang diketuai oleh Dr. Abdullah Sarhan, mengumumkan bahwa mulai tahun ini pihaknya sedang menyiapkan ijazah diploma untuk diberikan kepada para mahasiswa yang lulus tamhidi dua tahun ini. Kebijakan ini juga berlaku untuk tahun-tahun selanjutnya.

Pihak kuliah juga memberitahukan penyebab terlambat diumumkannya nilai-nilai ujian tahun dua kuliah pasca sarjana Al-Azhar alasannya yaitu pertimbangan dewan kuliah untuk mengeluarkan ijazah diploma. [RA]

Sumber : http://www.aymnaa.com/


Kbri Kairo Helat Takrim Najihin Bagi Mahasiswa S1 Beprestasi

Para mahasiswa Al-Azhar berprestasi diberikan apresiasi oleh KBRI Mesir


kmamesir.org. 29/10/2015. Tak ada hasil yang mengkhianati usaha. Tak ada perjuangan yang berujung dengan sia-sia. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo memperlihatkan penghargaan kepada mahasiswa S1 berprestasi pada Rabu, 28 Oktober 2015 di aula Limas, Kemas. Penghargaan ini diberikan kepada mahasiswa yang berhasil mendapatkan predikat mumtaz dan jayyid jiddan.

Sesuai data yang diterima dari KBRI Kairo, tercatat 108 mahasiswa yang mendapatkan penghargaan. Di antaranya 8 0rang menerima predikat mumtaz, 9 orang jayyid jiddan bi martabati syaraf, dan 91 orang lainnya menerima predikat jayyid jiddan.

Dari sekian banyak jumlah tersebut, 14 orang berasal dari Kekeluargaan KMA; satu orang menerima predikat mumtaz, 2 orang jayyid jiddan bi martabah syaraf dan 11 orang lainnya menerima predikat jayyid jiddan.

Penghargaan ini diberikan dalam bentuk piagam penghargaan dan uang saku sebanyak 400 Le bagi yang menerima predikat jayyid jiddan, 500 Le bagi yang menerima predikat jayyid jiddan bi martabah syaraf, 600 Le bagi yang menerima predikat mumtaz.

Sebagai Ketua Atase Pendidikan, Pak Fahmi Lukman saat memberikan kata-kata sambutan, turut menghimbau kepada seluruh mahasiswa Indonesia di Mesir untuk sungguh-sungguh dalam belajar. 
 
Beliau juga menekankan bahwa tujuan awal kita semua khususnya mahasiswa Indonesia menginjakkan kaki di Mesir ini yaitu untuk kuliah di kampus Al-Azhar dan lulus dalam waktu sesingkat-singkatnya. Dan juga mengingat amanah yang kita pikul saat pulang ke Indonesia biar sanggup memberikan ilmu yang telah didapatkan kepada masyarakat nantinya. [NHI]


Wednesday, 18 December 2019

Selesai Dibangun, Asrama Indonesia Resmi Diserahkan Kepada Al-Azhar

Kmamesir.org. kamis, 28 januari 2016. Pemerintah indonesia yang diwakili oleh bapak Duta Besar Indonesia untuk Mesir Nurfaizi resmi menyerahkan kunci asrama indonesia kepada pihak Univeraitas Al-Azhar yang diwakili oleh wakil Grand Syaikh Al-Azhar Dr.Abbas Syuman di Hay Sadis, Nasr City, Kairo.

Acara penyerahan kunci asrama ini dihadiri oleh para Masyayikh Al-Azhar dan beberapa duta besar dari negara mancanegara, seperti: Malaysia, Brunei, dan Thailand. Acara juga dihadiri oleh pejabat pemerintah Mesir dan home staff Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir. Selain itu, mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Mesir juga turut meramaikan acara.

Penyerahan kunci asrama ini mendapat sambutan yang hangat dari banyak sekali kalangan, baik dari pihak Al-Azhar dan Indonesia, terlebih dari kalangan mahasiswa yang akan menjadi penghuninya nanti.

Asrama yang dinamakan Asrama SBY ini terdiri dari 4 gedung dengan tujuh lantai serta 1 dapur umum. Diperkirakan keempat gedung ini sanggup menampung 1200-an mahasiswa yang berasal dari Indonesia, Mesir dan negara lainnya.

Asrama ini juga menjadi satu-satunya asrama mahasiswa absurd di dalam kompleks Al-Azhar yang pembangunannya bukan didanai oleh pihak universitas. Pemerintah Indonesia membangunnya demi mempererat ikatan yang sudah terjalin besar lengan berkuasa antara Indonesia dan Mesir khususnya Universitas Al-Azhar.

"Pembangunan ini yaitu upaya kita untuk memperteguh hubungan antara pemerintah Indonesia dengan Universitas Al-Azhar serta untuk membantu membantu para mahasiswa di dalam menuntaskan studi mereka sempurna waktu," kata Bapak Dubes dalam sambutannya.

"Tak sanggup dipungkiri, mahasiswa Indonesia yaitu mahasiswa absurd pertama yang berguru di Al-Azhar, maka sudah sepantasnyalah pemerintah Indonesia mendapat kesempatan untuk membangun asrama di dalam kompleks Al-Azhar ini, " tandas  Rektor Universitas Al-Azhar, Syekh Dr. Ibrahim Hud Hud yang pribadi disambut oleh riuh tepuk tangan hadirin.

Dalam program ini, Dubes Indonesia, Nurfaizi juga mengapresiasi rencana kunjungan Grand Syekh Ahmad Thayyib ke Indonesia di bulan Februari mendatang. Kunjungan ia merupakan pemenuhan seruan Presiden Republik Indonesia, Jokowi. Selain itu ia juga akan menghadiri musyawarah Majelis Ulama dan Hukama Internasional yang akan dilaksanakan di sana Februari nanti. (MQM)

Monday, 16 December 2019

Azhar Akhiri Libur Semester Ganjil

Sumber : http://www.azhar.eg/


Kmamesir.org. 10/2/2016 Rektor Universitas Al-Azhar Mesir, Prof. Dr. Ibrahim Hud-hud menetapkan Kamis, 11 Februari 2016 hari simpulan libur semester ganjil. Libur ini sudah berlangsung dari 30 Januari lalu.

Dan rektor Azhar juga menetapkan Sabtu, 13 Februari mendatang awal dimulainya kuliah semester genap. [RA]