Saturday, 14 March 2020

Tahanan Palestina Akhiri Mogok Makan


Ramalah, 23/4/2013. Pejabat palestina menyampaikan mogok makan yang dilakukan oleh tahanan mulai berhenti. Setelah terjadinya komitmen penting antara Israel dan Palestina yang berakhir dengan dirilisnya nama tahanan yang akan dibebaskan.

Samir Isawi (32 Tahun) merupakan warga pinggiran Tepi Barat yang ditangkap oleh israel melaksanakan mogok makan sampai hampir saja merenggut nyawanya. Kabar tersebut bocor kepada media dan publik mengecam tindakan yang dilakukan israel tersebut.

Protes besar-besaran dilakukan oleh tahanan yang ditakutkan akan berakibat kerusuhan. Kepala Qaddora Fares menyampaikan kepada Ruters bahwa Issawi menurut komitmen yang dicapai pejabat israel dan Palestina disetujui untuk dilepaskan dengan status sebagai tahanan rumah. (Ms)
Sumber : http://www.youm7.com

Friday, 13 March 2020

Matarea Umumkan Ujian Try Out


Kairo, 5/6/2013. Para mahasiswa Aceh yang tinggal di tempat Mathariah, Kairo,  mengumumkan hasil ujian try out yang dimulai semenjak tanggal 28 April – 5 Mei. Ujian ini diadakan untuk membantu mahasiswa tahun pertama semoga mengetahui dan siap mengikuti ujian di Universitas Al-Azhar.

Dalam sambutannya, Tgk. Edi Saputra, MA., selaku koordinator Mahasiswa Aceh di distrik Mathariah mengatakan: “Mahasiswa gres harus kita uji dulu sebelum mereka menghadapi ujian yang akan diadakan oleh Al-Azhar, apapun hasil dalam ujian ini, mereka harus terus mencar ilmu semoga betu-betul mendapat hasil yang maksimal nanti”.

Dalam program tersebut, turut berhadir ketua Tgk. Muammar Zainun, bersama beberapa pengurusnya, Tgk. Awwaluz Zikri, MA, mahasiswa Aceh yang tinggal di tempat Metro Line.

“Kita harus punya harapan untuk najah (lulus, red.), niat alasannya Allah Swt dan selalu meminta doa dari orang renta semoga dapat terus semangat dan mendapat nilai yang maksimal” kata Tgk. Zikri dalam taushiah singkatnya di meuligoe Mathariah.

Tgk. Mujaddid selaku Rais Imtihan Metro 2012-2013 menjelaskan bahwa ada sembilan mahasiswa yang mengikuti ujian try out ini. Fadhlur Ridha memperoleh nilai yang paling baik dengan nilai jayyid (baik) untuk Fakultas Ushuluddin dan Asrul Fuadi terbaik (Jayyid) untuk Fakultas Syariah Islamiyah. (MS)

Thursday, 12 March 2020

Distrik Metro Adakan Tahlilan


Kairo, 22/7/2013. Warga Aceh yang berada di daerah Metro Line mengadakan tahlilan dan doa bersama untuk alm. Bapak Monasco Abu Bakar Bintang.  Warga mulai berdatangan semenjak sesudah Ashar sampai shalat Tarawih dimulai. Shalat ghaib dan tahlilan kepada almarhum dilakukan sesudah shalat Tarawih.

Menurut informasi pihak Metro Line, info meninggalnya ayah dari salah seorang mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di Universitas Al-Azhar Mesir, Muhyiddin Wincholis Natuah, diketahui hari Senin sebelum sahur. “Kita eksklusif menciptakan pengumuman untuk shalat ghaib dan baca Yasin di kediaman ahlul tragedi alam (Matariah)”, tutur Edi Saputra, MA., koordinator wilayah Metro Line.

“Ama (ayah) tidak mempunyai riwayat penyakit, dan dia sebelumnnya sehat-sehat saja. Namun tiba-tiba dia kolaps dan dilarikan kerumah sakit. Jam  06.00 waktu Indonesia (WIB) dia dipastikan telah meninggal dunia", dongeng Natuah sesudah program yasinan.

Semoga dia diterima disisi Allah Swt. dan senang di rumah barunya. Allahummaghfirlahu Warhamhu. (MH)

Wednesday, 11 March 2020

Korban Berjatuhan, Syaikh Al-Azhar Kutuk Pembantaian


Kairo, 27 Juli 2013. Pasca agresi turun ke jalan yang berujung dengan jatuhnya korban (26/7), Grand Syaikh Al-Azhar angkat bicara. Melalui laman situs resmi Al-Azhar, Syaikh Ahmad Thayyib memberikan kepedihannya yang amat mendalam.

“Al-Azhar menuntut pemerintah sementara untuk menilik tuntas segera perkara tersebut dan memperlihatkan eksekusi yang setimpal kepada semua pelaku penyerangan tanpa pandang bulu,” tegas Syaikh Ahmad Thayyib.

Selain itu, Grand Syaikh juga mengajak seluruh tokoh masyarakat dari semua elemen untuk segera mengadakan duduk bersama dalam rangka menuntaskan permasalahan yang sedang menimpa Mesir dikala ini.

Di simpulan pernyataannya, Syaikh Ahmad Thayyib mengingatkan kepada seluruh rakyat Mesir akan Hadits Nabi Muhammad SAW.: “Apabila terjadi pertengkaran dua orang muslim dengan pedang mereka, maka masing-masing, pembunuh dan terbunuh masuk neraka.” (FR)


Tuesday, 10 March 2020

Ketua Kma Hadiri Buka Puasa Sagoe


Cairo-31/7/2013. Warga Aceh yang berdomisili di distrik metro Mesir mengadakan buka puasa bersama kemarin, Selasa (30/7) sore. “Buka puasa sagoe” merupakan program rutinitas setiap sagoe setiap bulan ramadhan. Tujuan dari diadakannya buka puasa bersama ialah untuk mempererat hubungan silaturrahmi baik antar sesama anggota KMA atau pengurus dengan warga.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh KMA, diantaranya ketua KMA Tgk. Muammar Zainun dan wakil Tgk. Mukhlis Ilyas. Turut berhadir juga beberapa madem serta ureung tuha. "Acara ini memang sudah menjadi rutinitas kami di sini, kami sangat berbangga dengan kehadiran tengku-tengku semua" kata Tgk Edi selaku koordinator metro line.

Syehk Abu Muazd turut berhadir dan orang bau tanah kita dari Aceh, yaitu Tgk. Hasballah dan istri beliau. Acara kemarin sore tidak semeriah program buka bersama yang diadakan metro line tahun-tahun yang lalu.(hmd)

Kementrian Wakaf Mesir Khususkan 3688 Mesjid Untuk I’Tikaf

Kementrian Wakaf mengumumkan pengkhususan 3688 mesjid yang akan dipakai sebagai daerah I’tikaf pada sepuluh simpulan bulan ramadhan. Mesjid-mesjid tersebut tersebar di banyak sekali provinsi. Hal ini dilakukan dalam rangka menghidupkan sunnah I’tikaf yang termasuk dalam ibadah sunnah muaakkadah dalam bulan yang mulia ini.

Mentri Wakaf, DR. Mukhtar Jumuah, pada pernyataannya hari selasa (30/7) menyampaikan bahwa terdapat 208 mesjid di Kairo untuk melaksankan I’tikaf, 230 mesjid di Qalyubiyah, 400 di Manufiah, 403 mesjid di Provinsi Syarqiyah, 214 di Provinsi Gharbiyah, 235 di Bani Suwaif, 70 mesjid di Selatan dan Utara Sinai, 127 di Al-Minia, 322 di Al-Daqahliyah dan 190 mesjid di Al-Jizah. Sedangkan sisanya tersebar di provinsi-provinsi lainnya.

Mentri Wakaf juga menambahkan, terdapat 3427 lapangan yang akan dijadikan daerah untuk melangsungkan shalat idul fitri yang tersebar di seluruh provinsi di Mesir. (FR)


Tgk. Dawod Go Internasional


Ditengah hiruk pikuk yang melanda Mesir, ternyata tidak menghalangi seorang mahasiswa Al Azhar asal Aceh untuk terus berkarya. Dengan kecintaannya kepada Al Qur’an ternyata telah mengantarkan Muhammad Darwin Lukman atau yang dekat disapa kawan-kawan mahasiswa Aceh di Mesir dengan panggilan Tgk. Dawod menembus konflik mesir menuju Turki.

Semua ini berawal dari silaturrahmi guru-guru besar di Semerkand TV, ketika mereka mengunjungi mesir tamat bulan januari 2013 kemudian dalam rangka melihat suasana ekspo kitab internasional. Para pembesar Semerkand TV ini ternyata mempunyai kekerabatan yang dekat dengan Syeikh Abdullah Ismail Daghistan yang tidak lain yaitu guru Tgk. Dawod ketika masih menuntut ilmu di Dayah Darul Ihsan. Melalui rekomendasi Syeikh Abdullah Ismail Daghistan inilah terjalin silaturahmi antara pembesar Semerkand TV dan Tgk. Dawod.

http://www.youtube.com/watch?v=xXioqBA38f0
Singkat cerita, selama para pembesar Semerkand TV tersebut berada di mesir mereka mengetahui kebolehan Tgk. Dawod dalam mengaji. Tidak hanya mengaji, seorang public figure KMA ini juga memeliki beberapa bakat lainnya. Dengan alunan bunyi merdunya Tgk. Dawod juga bisa membawakan qasidah Arab dengan sangat baik. Akhirnya, mereka tertarik mengundang Darwin untuk mengisi program safari ramadhan di Turki dan tampil di Semerkand TV, Turki.

Menurut ratifikasi orang-orang Turki, Semerkand TV merupakan salah satu stasiun TV Turki bergengsi di Turki. Setiap harinya Tgk. Dawod tampil menyapa pemirsa Turki menjelang berbuka dan ketika sahur. Tak hanya mengaji dan melantunkan qasidah, Semerkand TV juga merekam Azan yang dikumandangkan oleh Tgk. Dawod untuk kemudian diputar disetiap waktu shalat. Masyarakat Turki sendiri sangat antusias dengan Artis KMA ini.
[youtube id="e_KIR_2DHo4" width="600" height="350"]

Termotivasi Muammar ZA

Selain orang bau tanah dan guru, ternyata Muhammad Darwin juga termotivasi dari qari internasional asal Indonesia, Ust. H. Muammar ZA. Di masa kecilnya, ternyata Tgk. Dawod sering mendengarkan kaset-kaset pengajian Ust. Muammar ZA dan pengajian-pengajian lainnya di radio yang sering disiarkan ketika menjelang waktu shalat tiba.

“Jujur qari pertama yang menciptakan aku kagum dengan keindahan seni baca Al Qur’an yaitu Ust. Muammar ZA. Makara jangan heran jikalau dalam bacaan sedikit aku masukkan variasi ia sebagai rasa terima kasih aku kepada beliau, “ ungkap Tgk. Dawod.

Selama berada di mesir, Tgk. Dawod juga mendalami gaya variasi para pakar qiraat Mesir, walaupun berdasarkan ratifikasi ia belum terlalu sempurna. Beliau juga berharap kedepan sanggup menguasai qiraat dengan lebih baik.

Mengakhiri cerita, Tgk. Dawod berharap kepada masyarakat Aceh khususnya biar sanggup meneladani budaya-budaya leluhur kita terdahulu, di mana setiap kampung kita jumpai bunyi orang mengaji dan berguru kitab. Tidak ibarat ketika ini, di mana-mana kita jumpai orang bermain game, bahkan bukan hanya yang muda, yang bau tanah juga ikut-ikutan bermain. ( FR)

[youtube id="1D0UcO61KDg" width="600" height="350"]


*untuk beberapa video YouTube lainnya anda bisa memakai keword : Muhammed Davud Lokman

Tgk Dawod: Aku Di Turki, Bukan Uzbekiztan


Kairo, 31 Juli 2013. Beberapa waktu kemudian sempat tersebar info di beberapa media bahwa Tgk. Muhammad Darwin Lukman atau yang bersahabat di sapa Tgk. Dawood sedang berada di Samarkan, Uzbekiztan. Dikabarkan Tgk. Dawood berada di Uzbekiztan dalam rangka memenuhi ajakan salah satu stasiun televisi di sana untuk mengisi serangkaian program pada bulan ramadhan ini.

[youtube id="NJf6GpQa7HM" width="600" height="350"]
Menangapi hal tersebut, Tgk. Dawood mengklarifikasi kabar tersebut kepada Redaksi kmamesir.org bahwa dikala ini dia sedang berada di Turki.

“Samerkand memang sama salah satu kota di Uzbekiztan, tapi Semerkand TV berada di Turki. Mereka hanya mengambil nama saja sebagai nama stasiun televisi,” ungkap Tgk. Dawod.
[youtube id="XCBCn-2zyxE" width="600" height="350"]

Kesalahan tersebut berdasarkan Tgk. Dawod di karenakan tidak adanya konfirmasi dari dia sendiri. Kebetulan stasiun televisi yang menayangkan peforma Tgk. Dawod berjulukan Semerkand TV, sehingga menciptakan orang yang melihatnya menerka Tgk. Dawod berada di Uzbekistan.

Tgk. Dawod dikabarkan akan pulang ke Aceh menjelang hari raya. Sepulang dari Aceh dia akan kembali lagi ke Turki sebab masih ada rekaman yang belum final dan kemudian gres meninggalkan Turki menuju Mesir.(FR)




Monday, 9 March 2020

Syeikh Azhar Tolak Seruan Gugurkan Keanggotaan Dr. Qardhawi

Syeikh Ahmad Thayyib
Kairo, 6/8/2013. Grand Syeikh Azhar Syarif Dr. Ahmad Thayyib menolak tegas seruan semoga keanggotaan Fadhilah Syekh Muhammad Yusuf Al-Qardhawi sebagai anggota Haiyyiah Kibarul Ulama Azhar. Namun Grand Syeikh menolak seruan tersebut. Sebelumnya, Dr. Qardawi telah diminta meletakkan jabatannya sebagai salah satu anggota organisasi tersebut.

Permintaan tersebut disampaikan pribadi oleh sebagian besar anggota senior Haiyyiah Kibarul Ulama Azhar, mereka menyerukan semoga diselenggarakannya sidang darurat untuk menuntaskan masalah ini. Mereka juga memberikan keberatan terhadap perilaku Dr. Qardhawi terhadap posisi Syeikh Azhar dan polemik Mesir.

Berita ini juga dipublish Koran Syuruq. Website resmi Azhar Syarif juga memberitakan info ini, namun tidak ada klarifikasi lanjut mengenai penyebab dan siapa saja ulama yang mengajukan permohonan tersebut.
Haiyah Kibarul Ulama Azhar merupakan perhimpunan ulama-ulama Senior Al-Azhar Mesir, organisasi ini merupakan otoritas keagamaan tertinggi milik Al-Azhar, bertugas menyeleksi pencalonan Mufti dan memutuskan hal yang berkaitan dengan keagamaan serta menawarkan pendapat kepada dewan legislatif mengenai aturan aturan Islam. Komisi berjumlah 40 orang yang merupakan ulama Besar Al-Azhar dari empat mazhab fiqih masyhur termasuk didalamnya Dr. Qardhawi. Otoritas ini dipimpin pribadi oleh Syeikh Azhar Dr. Ahmad Thayyib. (Ms)


Sunday, 8 March 2020

Dar Al-Ifta Mesir Umumkan Hari Raya

Setelah melaksanakan pemantauan hilal yang dilakukan di beberapa titik di Mesir, Dar Al- Ifta (Dewan Fatwa) Mesir mengumumkan bahwa 1 Syawal 1434 H jatuh pada hari Kamis, 8 Agustus 2013. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mufti Mesir, DR. Syauqi Allam, melalui aneka macam media masa yang terdapat di Mesir.

Dari hasil pemantauan panitia Rukyah Hialal yang tersebar di beberapa titik sesudah terbenamnya matahari pada hari Rabu (7/8) menyatakan bahwa hilal terlihat terang dengan mata telanjang. Hasil tersebut juga sesuai dengan asumsi hisab falakiyah yang menyampaikan bahwa hilal akan terlihat di ufuk sesudah terbenamnya matahari dengan ketinggian yang memungkinkan untuk dilihat oleh mata manusia.

Pada kesempatan ini, Dar Al- Ifta memberikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada Presiden Transisi Mesir, Adli Mansur, kepada rakyat Mesir, seluruh negara-negara Arab dan umat Islam di manapun berada.

Sebagai epilog Mufti Mesir, DR. Syauqi Allam, mendoa’akan biar keadaan Mesir kembali membaik, kondusif dan sejahtera. (FR)

Saturday, 7 March 2020

Syaikh Al-Azhar Korban Peristiwa Rab'ah Al-Adawiyah



Dr. Abdurrahman Uwais
bersama
Fitra Ramadhani
(mahasiswa Aceh di Mesir) 
Kairo, 14/8/2013. Innalillahi wainna ilayhi rajiun. Dr. Abdurrahman Uwais sosok yang erat dengan Mahasiswa Aceh di Mesir telah berpulang ke rahmatullah. Beliau dipastikan meninggal dalam peristiwa bencana Rab’ah Adawiyah, Rabu pagi. Menurut warta yang dituliskan dalam facebook salah seorang warga El-Marg Gadidah, yang kebetulan tinggal di rumah kontrakan alamarhum, Muhibussabri Hamid, mayit dia telah dipulangkan ke rumah sedih pukul 23.00 waktu Kairo. Namun tidak di jelaskan secara niscaya penyebab dan waktu meninggalnya beliau.

Dr. Abdurrahman Uwais
bersama
Hilal Nasruddin, Lc.
(alumni Al-Azhar dari Aceh) 
Dr. Abdurrahman merupakan dosen di Universitas Al-Azhar Fak. Usuluddin Jur. Hadis. Beliau dikenal sangat erat dengan mahasiswa, sampai beberapa Syaqqah(rumah) dia sewakan kepada mahasiswa dengan harga yang sangat murah. Salah satunya untuk mahasiswa Aceh di Mesir. Beliau juga dikenal sebagai pemuka harakah Islam Ikwanul Muslimin (IM) di kawasan El-Marg dan Provinsi Qalyubiyyah.

Selamat jalan guru kami, ‘Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wafu’anhu’! (MH)

In Memoriam: Saya Dan Duktur Abdurrahman (1)

Catatan untuk warga New elmarg

Kenangan Ketika Walimahtul Ursy, Putra duktur di Medan Tahrir  

“Jenazah gopnyan jino ka trok u rumoh…darah mantong meu jein-jein kolam rinyeun”. (Fb : IjubKhan Tripa)

Foto sehabis khutbah
Ied tahun lalu 
Menit pertama sehabis diberitahukan bahwa duktur (panggilan kami terhadap ayahanda Dr. Abdurrahman Uwais) telah berpulang ke rahmatullah, yang kurasakan yaitu laju bumi ini sedikit melambat. Dan rongga dada menyerupai disesaki raungan dan auman kesedihan.

Bola mata menyerupai akan basah, namun tetap harus kutahan. Teman-teman disampingku tau kalau gosip ini sangat membuatku terpukul. Mereka tidak banyak bertanya, hanya mendengarkan kalimat perkalimat saja. Setelah itu kami kembali terdiam.

Sesaat saya tersenyum, beristhigfar dalam hati ,mencoba biar rasa sesak bertahap hilang. “beliau pantas mendapatkannya, ia pantas menerima pahala syahid, menuju pangkuan tuhan rabbi”.

Ayah rohani

Beliau itu, ayah rohani kami. Ayah yang selalu mengisi hati dengan mutiara suci, mengasah pengecap kami dengan zikir dan menutup ekspresi kami dikala dunia dan seisinya saling menghujat serta mengkafirkan. Jikalau ada yang bertanya kepadaku kenapa penghuni rumah kami sangat berhati-hati menulis tetang konflik mesir, sepi hujatan-hujatan keji dan pengkafiran yaitu alasannya ia selalu menasehati kami untuk menjaga pengecap dari keburukan dunia akhirat.

Beliau itu hebat ibadah, hafiz dan alhi tafsir. Bacaan disetiap shalat fardhu satu rubu dan setiap tarawih atau witir satu juz dengan bacaan ia pun sangat lambat demi menjaga tajwid dan harakah biar tidak salah. Sangat sedikit jamaah di mesjid kami, hanya beberapa orang saja yang menjadi jamaah wajib.
Almarhum sangat zuhud, sederhana dan bersahaja. Aku tidak pernah meilihat ia berpergian dengan kendaraan beroda empat pribadi. Sepertinya ia tidak punya mobil. Yang terparkir didepan rumah hanya kendaraan beroda empat tetangga yang menyewa flat beliau. Berpergian untuk mengajar di Universitas Al-Azhar saja ia tempuh dengan Metro (kereta api listrik). Tidak ada bedanya dengan kami yang mahasiswa.

Aku hidup bersamanya dalam tiga huru-hara, mulai dari masa Mubarak, Dr. Mursi dan As-Sisi. Namun yang kurasa yaitu perilaku dan kepribadian “mengajak kepada kebaikan mencegah dari perbuatan keji dan mungkar” ia tetap tidak selangkahpun goyah. Beliau itu sudah berkali-kali keluar masuk penjara, namun Allah Swt. Selalu menyelamatkannya sampai maut menjemput menemui rabb-Nya kemarin di medan rab’ah.

Beliau tidak pernah memberiku izin untuk mencium tangannya ketika kami bersalaman disetiap selesai shalat lima waktu, sampai subuh kedua hari raya kemarin, Ia memberikanku hadiah Istimewa yaitu mencium tangannya sambil dengan wajah tersenyum melihatku. Sebelumnya subuh 29 Ramadhan ia mengajak kami (via kawan) untuk Shalat Ied di Medan Rab’ah. Namun mitra kami (fitra) menolaknya dengan halus alasannya kondisi memang betul-betul tidak memungkinkan.

Terus membekas

Duktur, kenangan ini tidak sanggup kuhapus, air mata tidak sanggup kubendung. Sungguh saya juga tidak sanggup menjadi langsung sepertimu. Namun saya akan terus menjaga pesan, kesan dan pelajaran berhargamu sebagai bekalan kehidupan dunia dan akhirat. Aku bukan seorang hafiz sepertinmu, penyabar yang ketika ditangkap dan diborgol hanya tersenyum bagus sambil mengucabkan ‘hasbunallah wa ni’mal wakil’. Tapi diketika berkhutbah suaramu membesar meneriaki kezaliman, layaknya singa yang siap menerkam mangsanya.

Sungguh air mataku berderai ketika membaca komentar “Jenazah gopnyan jino ka trok u rumoh…darah mantong meu jein-jein kolam rinyeun”. Tak kuasa saya menahan tangis. Aku yakin, Allah melahirkan Abdurrahman-abdurrahman yang lain untuk menyambung risalahmu.

Aku tidak bersedih atas kepulanganmu kehadhirat tuhan rabbi alasannya itu janji-Nya, namun akan sangat menyakitkan bagiku kalau tidak sanggup mencium keningmu untuk terakhir kali.

**Hanya kepada Allah saja impian ini kusandarkan.

  •  Qatamea, 15 Agustus 2013.
Oleh: Muhibbussabri Hamid (mahasiswa Aceh yang tinggal di rumah sewaan milik almarhum)

Qardhawi Serukan Umat Islam Kutuk Pembantaian Rab’Ah

Syaikh Yusuf Qardhawi
Syaikh Yusuf Qardhawi mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk menawarkan respon terhadap perlakuan pemerintah kudeta. Sebagaimana diberitakan banyak sekali media internasional, Rabu 14 Agustus 2013, Militer Mesir memberangus sentra demontrasi pendukung Mursi di alun-alun Rabah dan Universitas Kairo secara membabi buta.

Sebagai respon atas kekejaman junta militer, Qardhawi menghimbau semoga besok, Jumat 16 Agustus 2013 menjadi hari kebangkitan  pendukung legitimasi Mursi. “Umat Islam di seluruh dunia harus menggalang agresi menolak anarkisme militer terhadap pendukung legitimasi,” Ujar Qardhawi kepada Harian Elbehira.

Persatuan Ulama Dunia di bawah pimpinan Qardhawi juga telah mengeluarkan rilis resmi terkait tindakan represif militer. Dalam edaran yang diterima wartawan, forum ini mengajak seluruh rakyat Mesir untuk turun ke jalan. Rakyat harus menunjukan jikalau legitimasi ialah kehendak rakyat, bukan hanya Ikhwanul Muslimin.

“Menentang agresi militer dengan turun ke jalan ialah kewajiban atas setiap individu. Ini untuk menunjukan eksistensi dan kekuatan kita. Apa yang akan terjadi di jalan tidak akan keluar dari ketentuan Allah. Aksi ini tidak hanya bagi rakyat Mesir. Tapi harus dilakukan oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia,“ demikian di antara klarifikasi yang dikeluarkan Organisasi Persatuan Ulama Dunia.


Si Andal Merah Lalap Kantor Gubernur Giza


Kantor Gubernur Giza, Cairo, Kamis sore (15/8/2013), dilalap si andal merah. Kobaran api terlihat dari lantai dua gedung tersebut selain menghanguskan isi gedung juga menghanguskan sedikitnya 1o unit kendaraan yang diparkir di sekitar lokasi kejadian

Si Jago merah berhasil menguasai gedung selama 3 jam lebih; sebelum balasannya 12 unit armada pemadam kebakaran dan warga berhasil meredam kobaran api. Sementara itu dilaporkan pasukan pertahanan sipil yang siaga dilokasi kejadian berhasil masuk ke dalam gedung guna menyelamatkan dokumen-dokumen penting  serta menyelamatkan 7 orang pegawai pemerintahan yang terjebak didalamnya.
Kebakaran ini juga sempat memunculkan kemacetan diarea  perkantoran.



Sampai dikala ini lokasi kebakaran masih dalam investigasi dan belum ada penjelasan terkait penyebab kebakaran yang terjadi.(Fq)


Friday, 6 March 2020

Wakil Presiden Mesir Mengundurkan Diri


Wapres Bagian Hubungan Internasional Mesir, DR. Muhammad Al-Baradei, mengumumkan bahwa ia telah mengajukan keinginannya untuk mengundurkan diri dari jabatannya kepada Presiden Transisi, Adly Mansour. Di dalam surat pengunduran dirinya tersebut, Al-Baradei mengungkapkan beberapa alasan yang menyebabkan dirinya harus mengundurkan diri sebagaimana yang dilansir Harian Al-Watan rabu (14/8).

Al-Baradei menyampaikan bahwa penduran dirinya bertujuan untuk menjaga Mesir dari hal-hal yang jelek serta supaya tercapainya cita-cita dan aspirasi rakyat dan untuk mempertahankan semua pencapaian dari Revolusi 25 Januari 2011.

Baradei juga menambahkan bahwa gemuruh konflik yang melanda mesir semenjak 30  Juni 2013 yang telah banyak memakan korban juga menjadi pendorong dirinya untuk mengundurkan diri.Di selesai surat Baradei mengungkapkan bahwa dirinya tidak mampu lagi untuk terus bertanggungjawab terhadap apa yang tidak diinginkannya.

Sementara itu, Presiden Transisi Mesir, Adly Mansour, membenarkan undangan pengunduran diri tersebut. Pembenaran tersebut disampaikan pihak kepresidenan dalam pernyataan resminya kamis (15/8). (FR)

Sumber: http://www.elwatannews.com dan http://www.ahram.org.eg

Metro Tidak Berhenti Di Stasiun Sadat Dan Giza


Kepala Pengelolaan dan Oprasional Metro (Kereta Listrik Bawah Tanah), Abdullah Fauzi, menyampaikan bahwa Kementrian Dalam Negeri meminta pihak pengelola biar menutup dua stasiun, Stasiun Anwar Sadat dan Stasiun Giza yang keduanya terhubung ke Tahrir Square. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Pengumuman juga disampaikan pihak stasiun Metro melalui pengeras bunyi yang terdapat di stasiun.
Sementara itu, pihak militer juga telah mempersiapkan keadaan lapis baja dalam jumlah besar di setiap pintu masuk lapangan tahrir semenjak pagi jumat (16/8), sebagai antisipasi dari demonstrasi hari ini. (FR)
Sumber: http://www.news.islamstory.com dan http://shorouknews.com

Militer Tanggung Rehalibitasi Mesjid Dan Gereja


Wakil Satu Perdana Menteri, Jendral Abdul Fatah As-Sisi, menyampaikan militer akan menanggung biaya pemulihan kembali Mesjid Rabi’ah Al-Adaweyah dan rumah sakit yang ikut terbakar serta penataan kembali wilayah sekitar mesjid.

Selain mesjid, Militer juga berjanji akan menanggung biaya rehabilitasi gereja yang rusak pasca demonstrasi rabu (14/8) serta biaya pemulihan bangunan-bangunan lainnya milik pemerintah yang ikut menjadi sasaran. (FR)
Sumber: http://www.ahram.org.eg

Ribuan Tanda Tangan Rakyat Aceh Untuk Mesir


BANDA ACEHKompas.com— Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Mesir menggalang ribuan tanda tangan dari jemaah seusai shalat Jumat di atas kain putih sepanjang 20 meter yang dibentangkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (16/8/2013)

Berdasarkan pantauan Kompas.com, seusai melaksanakan orasi, mereka menggelar shalat mistik di jalan di sentra Kota Banda Aceh. Peserta agresi yang tiba dari aneka macam organisasi masyarakat (ormas) Islam itu bergabung dengan seluruh jemaah shalat Jumat untuk melaksanakan shalat mistik di Masjid Raya Baiturrahman.

Koordinator aksi, Ibnu Sakdan, mengatakan, Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Mesir juga menggalang ribuan tanda tangan di atas kain putih sepanjang dua puluh meter yang dibentangkan di halaman masjid besar tersebut. Penggalangan tanda tangan digelar sesuai shalat Jumat.
"Ribuan tanda tangan ini nantinya akan kita serahkan eksklusif kepada Duta Besar Mesir supaya pembantaian umat Muslim di Mesir segera dihentikan," tegas Ibnu Sakdan.
Sumber : Kompas.com

Ujian Pascasarjana Universitas Al-Azhar Ditunda


Kairo, 17/8/2013. Rektor Universitas Al-Azhar, DR. Usamah Al-Abd, mengeluarkan keputusan bahwa ujian Pascasarjana yang sebelumnya dijadwalkan akan berlangsung sabtu (17/8) ditunda sampai tanggal 24 Agustus 2013.

Rektor menyampaikan bahwa penundaan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan mahasiswa terkait kondisi dan keadaan yang menimpa Mesir dikala ini. Rektor juga mengisyaratkan bahwa keputusan ini berlaku bagi semua fakultas yang terdapat di Universitas atas pertimbangan kondisi yang tidak memungkinkan. (FR)
Sumber: http://www.akhbarelyom.com

Al-Azhar Jamin Keselamatan Demonstran


Kairo, 17/8/2013. Grand Syekh Al-Azhar, Dr. Ahmad Thayyib, bersama beberapa ulama Al-Azhar menjamin keselamatan para demonstran yang berlindung semenjak jum’at kemarin (16/8) di Mesjid Al-Fath, Ramses, untuk keluar mesjid dengan selamat. Al-Azhar juga memastikan bahwa mereka sanggup keluar tanpa penangkapan dan sanggup meninggalkan kawasan dengan segera.

Bagian Penerangan Al-Azhar juga menyatakan bahwa Ulama Al-Azhar telah berhasil mengeluarkan para demonstran dengan selamat berkat kerjasama pihak otoritas keamanan dan demonstran serta semua pihak yang terkait. Para demonstran meninggalkan kawasan sesudah melalui pengurusan dengan pihak keamanan dan disaksikan oleh Ulama Al-Azhar. (FR)

Sumber: http://onazhar.com