Saturday, 5 October 2019

[ Keajaiban Dunia ] Siapa Sangka Ada Asteroid Seolah-Olah Kacang

Keajaiban dunia - Ada yang tau asteroid ? kalo ga tau dapat search sendiri di google hehe.
kali ini ane mau share nih ihwal asteroid. Namun asteroid ini mempunyai keunikan ialah bentuknya yang mirip kacang. Setelah kemaren posting ihwal fenomena alam terus kini gilirang ruang angkasa nih. Langsung ajah cekidot :

[ Keajaiban Dunia ] Pintu Neraka Hellgate di Uzbekistan

Dilansir Discovery, Jumat (28/2/2014), objek ini disebut juga sebagai asteroid Trojan di sistem tata surya. Memiliki bentuk melendung di kedua tubuhnya, menciptakan watu luar angkasa ini seolah-olah kacang yang masih dibungkus dalam kulitnya.

Asteroid ini mempunyai bulan miliknya sendiri. Kini, astronom mengamati orbit asteroid dan bulan 624 Hektor. Mereka meyakini bahwa orbit asteroid dengan bulannya akan tetap stabil selama miliaran tahun.

Objek luar angkasa yang tidak biasa ini mempunyai lebar 250 kilometer (155 mil). Asteroid ini pernah ditemukan pada 1907 oleh astronom Jerman, August Kopff. Sedangkan bulan yang diorbitnya mempunyai lebar 12 kilometer dan ditemukan pada 2006 oleh astronom Franck Marchis (SETI Institute).

Trojans merupakan sub-kelas Istimewa dari asteroid. Kabarnya, watu luar angkasa ini terjebak dalam resonansi orbit dengan Jupiter. Asteroid ini dapat dilihat hanya dengan teleskop Keck Observatory yang memakai LSG-AO (laser guide-star adaptive optics). dikutip dari okezone


Kacangnya jangan dimakan yah, ntar jerawatan, biar bermanfaat.Jangan lupa like dan follow +Google+

[ Keajaiban Dunia ] Indahnya Aurora Dari Angkasa

Keajaiban dunia - Buat para pengagum keindahan alam niscaya udah ga asing nis sama aurora. Buat yang ga tau search ajah di google (males hehe). Nah buat yang ingin tau gimana penampakan aurora dilihat dari luar angkasa sanggup pantengin dih gambarnya :

Astronot Mike Hopkins dari tubuh antariksa NASA merilis gambar penampakan fenomena aurora Bumi yang ditangkap dari luar angkasa. Menampilkan lengan robot di International Space Station (ISS), aurora ini memancarkan warna hijau dan merah yang menyelimuti Bumi.



Dilansir Nbcnews, Jumat (28/2/2014), kemunculan aurora diawali dengan ledakan partikel matahari (coronal mass ejection atau CME) yang menyerbu planet di sekitarnya. Partikel ini lalu bertemu dengan medan geomagnetik Bumi dan membuat aurora di atmosfer.

Tempat yang paling terang untuk melihat aurora yaitu di kutub Utara dan Kutub Selatan. Mike Hopkins dalam Twitternya menuliskan, cahaya di Selatan benar-benar menakjubkan malam ini," kicau Mike pada Kamis kemarin atau 27 Februari 2014.

Fenomena ini juga terjadi di planet sistem tata surya selain Bumi. Sebuah foto dan video telah dirilis NASA yang memperlihatkan aurora di Saturnus. Fenomena ini ditangkap oleh pesawat luar angkasa Cassini yang mengorbit bersahabat planet bercincin tersebut.

"Aurora Saturnus sanggup berubah-ubah. (Maksudnya), Anda mungkin melihat kembang api, Anda mungkin tidak melihat apa-apa," ungkap Jonathan Nichols dari University of Leicester di Inggris.

Ia mengatakan, pada 2013, tim peneliti menyaksikan aurora yang menari (dancing auroras) dan muncul ledakan cahaya super cepat di bab kutub. "Ini merupakan tampilan terbaik yang kami lihat pada teladan yang berubah dengan cepat dari emisi aurora," tutur Wayne Pryor, peneliti Cassini di Central Arizona College.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, beberapa titik cahaya tiba dan pergi yang terlihat dari tangkapan instrumen NASA. Gambar aurora di Saturnus ditangkap pada final April dan Mei 2013. Dikutip dari okezone
 Ga dibaca juga ga papa hehe
Semoga bermanfaat, jangan lupa like dan follow +Google 

Friday, 4 October 2019

[ Keajaiban Dunia ] Susunan Batuan Aneh Mars, Mungkinkah Sisa Kehidupan?

Keajaiban dunia - Bagi penggemar luar angkasa niscaya sudah ga asing dengan hipotesis bahwa dulunya di planet mars pernah ada kehidupan. Nah coba deh simak inovasi terbaru ini, silahkan di kira kira sendiri hehe. Baca juga: [ Keajaiban Dunia ] Great Blue Hole

Pintu Neraka Hellgate di Uzbekistan
Barisan batuan unik ini kabarnya dinamakan 'Junda'. Curiosity melewati area tersebut selama perjalanan 100 meter pada 19 Februari 2014. 

Curiosity menyempatkan untuk mengabadikan barisan kerikil ini dan melanjutkan perjalanan ke sebuah situs di Mars berjulukan 'Kimberley'. Di situs ini, Curiosity akan menjalani penelitian ilmiah untuk jangka waktu tertentu.

Semoga bermanfaat. Tolong like dan follow +Google+  ane yah..

Seberapa Tuakah Bumi Yang Kita Tinggali Ini ?

Keajaiban dunia - Ada yang ingin tau dengan umur Bumi yang telah kita tinggali semenjak lahir ini? Yang terperinci tuaan bumi daripada ane yah haha 
langsung ajah nih simak infonya :

Ternyata Panas Inti Bumi Samai Atmosfer Matahari

Masalahnya alasannya ialah lempeng tektonik berubah konstan dan mengubah kerak Bumi, batuan awal Bumi telah didaur ulang, meleleh dan dibuat kembali menjadi kerikil baru.

Awal masa 20, para ilmuwan menyempurnakan proses pengukuran radiometrik. Sebelumnya ilmuwan beropini bahwa isotop  dari sejumlah unsur radioaktif meluruh menjadi unsur-unsur lain pada tingkat yang sanggup dengan gampang diprediksi.

Dengan mempelajari unsur-unsur yang ada, para ilmuwan sanggup mengukur kuantitas awal dan kemudian berapa usang unsur itu meluruh sehingga memungkinkan ilmuwan memilih umur batuan itu.

Batuan Bumi tertua yang ditemukan ialah Acasta Gneisses di Kanada bersahabat Danau Great Slave. Batuan ini berumur 4,03 miliar tahun.

Batuan yang lebih bau tanah dari 3,5 miliar tahun sanggup ditemukan di semua benua menyerupai Batuan Isua Supracrustal di Greenland berumur 3,7-3,8 miliar tahun, batuan Swaziland berumur 3,4-3,5 miliar tahun, dan di Australia Barat yang berusia 3,4-3,6 miliar tahun.

Para peneliti di Australia menemukan mineral tertua di Bumi. Kristal silikat zirconium ini berumur 4,3 miliar tahun.

Demi menyempurnakan penghitungan umur Bumi, para ilmuwan mulai beralih ke luar Bumi.

Materi yang membentuk Tata Surya ialah awan bubuk dan gas yang mengelingi bintang mudanya. Interaksi gravitasional telah menyatuhkan material ke planet-planet dan bulan-bulannya dalam waktu bersamaan.

Dengan mempelajari anggota-anggota lain Sistem Tata Surya, para ilmuwan sanggup lebih mengetahui sejarah awal planet ini.

Anggota Tata Surya terdekat ke Bumi, yaitu bulan, tidak berubah oleh perubahan permukaan yang menutupi lanskap Bumi.

Untuk itu, batuan dari sejarah awal Bulan mestinya ada di Bulan. Sampel-sampel yang dibawa misi Apollo dan Luna mengatakan berumur antara 4,4 hingga 4,5 miliar tahun, dan ini membantu lebih memastikan umur Bumi.

Di samping anggota-angota besar Tata Surya, para ilmuwan juga mempelajari batuan asing lebih kecil yang jatuh ke Bumi.

Meteorit berasal dari sejumlah sumber. Beberapa dari planet-planet lain sehabis ukiran besar, beberapa lainnya ialah bongkahan sisa Tata Surya awal yang tak pernah mengembang besar untuk membuat bentuk yang kohesif.

Kendati tak ada batuan datamh dari Mars, sampel-sampel dalam bentuk meteorit yang jatuh ke Bumi di masa lampau, memungkinkan ilmuwan menaksir umur batuan di Mars.

Beberapa dari sampel-sampel ini berumur 4,5 miliar tahun dan ini mendukung taksiran lain mengenai umur deretan awal planet.

Lebih dari 70 meteorit yang jatuh ke Bumi ditaksir umurnya lewat pengukuran radiometrik. Yang tertua berumur 4,4 hingga 4,5 miliar tahun.

50 ribu tahun lalu, sebuah asteroid menghajar Bumi untuk membentuk Kawah Meteor di Arizona. Pecahan asteroid ini membentuk kawah yang kemudian dinamai Ngarai Diablo.

Pada 1953, Clair Cameron Patterson menghitung rasio isotop-isotop utama dalam sampel-sampel yang memperketat batas umur Bumi.

Meteorit Ngarai Diablo penting alasannya ialah menggambarkan kelas meteorit dengan komponen-komponen yang membuat perhitungan Bumi menjadi lebih sempurna lagi.

Sampel-sampel meteorit itu berumur antara 4,53 sampai  4,58 miliar tahun. Para ilmuwan menafsirkan kisaran ini sebagai waktu yang diharapkan sistem Tata Surya berevolusi yang kira-kira membutuhkan 50 juta tahun.

Dengan tak hanya memakai batuan di Bumi namun juga info terkumpul dari sistem yang mengelilingi Bumi, para ilmuwan sanggup memastikan umur Bumi ialah 4,54 miliar tahun.

Sebagai perbandingan, Galaksi Bima Sakti yang salah satu anggotanya ialah Sistem Tata Surya berumur 13,2 miliar tahun, sedangkan alam semesta sendiri berumur sekitar 13,8 miliar tahun.

semoga bermanfaat. tolong like dan follow +Google 

Thursday, 3 October 2019

Panas Inti Bumi Samai Atmosfer Matahari

Sebenarnya berapakah panas inti bumi ?

Bagian terpanas Bumi pastinya yakni inti Bumi. Semula inti Bumi diprediksi mempunyai panas 5000 derajat celcius, namun ternyata penelitian terkini menyebutkan bahwa inti Bumi lebih panas dari itu. Menurut studi terkini diketahui bahwa inti Bumi bahkan dapat melehkan besi dengan cepat menurut uji x-ray. Diketahui panasnya diperkirakan pada kisaran 6.000 derajat celcius.
baca juga : Seberapa Tuakah Bumi yang Kita Tinggali ini ?

Bagian terpanas Bumi pastinya yakni inti Bumi Panas Inti Bumi Samai Atmosfer MatahariAtmosfer Matahari diketahui mempunyai suhu efektif pada kisaran 5.504,9 derajat celcius.  Dari sini diketahui bahwa panas inti Bumi bahkan melebihi panas atmosfer Matahari.

Para peneliti yang berasal dari Pusat Penelitian Ilmiah Prancis (CNRS), organisasi riset teknologi Prancis (CEA), dan European Synchrotron Radiation Facility (ESRF) di Grenoble Prancis itu memakai model geofisika yang menawarkan perbedaan temperatur antara lapisan padat inti Bumi dengan lapisan di atasnya. Perbedaan suhu tersebut mencapai 1.500 derajat celcius dan seiring rotasi bumi menghasilkan medan magnetic bumi.



Dalam riset laboratoriumnya, para peneliti mengamati titik leleh besi pada banyak sekali tekanan untuk memilih citra akurat perihal temperature inti Bumi. Dari pengukuran tersebut diketahui  bahwa titik leleh besi ada pada kisaran 4.800 derajat celcius dengan tekanan 2,2 juta kali lebih besar dari tekanan di atas permukaan maritim Bumi.

semoga bermanfaat. tolong like dan follownya +Google+






Lama Cahaya Matahari Hingga Ke Bumi

Keajaiban dunia - Ada yang tau berapa waktu yang diharapkan cahaya dari matahari untuk samapi ke bumi ?

Jawabannya tidak pasti. Loh ko tidak pasti?

Pertanyaan ini akan terjawab ketika kita mengetahui berapa jarak dari bumi ke matahari. Seperti yang kita ketahui bumi berevolusi mengelilingi matahari dan jarak terdekat bumi ke matahari yakni 147,000,000 kilometer dan terjauh pada 152.000.000 kilometer.

Cara Astronot Cuci Tangan
Hal yang menarik disini yakni ketika kita melihat matahari, gotong royong yang kita lihat yakni matahari dikala 8 menit yang kemudian alasannya yakni cahaya yang samapai kemata kita yakni berasal dari cahaya 8 menit yang lalu. Maka, kalau cahaya dari bintang terdekat (Alpha Centauri) memakan waktu lebih dari 4 tahun untuk mencapai kita, jadi yang kita lihat yakni bintang 4 tahun yang lalu.

Semoga bermanfaat. Tolong like dan follow nya yah +Google+ 

Cara Astronot Basuh Tangan

Cuci tangan diruang tanpa gravitasi

 Kalo belum berarti bayi gres lahir niscaya Cara Astronot Cuci Tangan
Ada yang pernah cuci tangan? Kalo belum berarti bayi gres lahir pasti…hehe

(Postingan ini searifnya jangan dibaca, ga bikin pinter, cakep apalagi kaya)

Cuci tangan yaitu hal biasa bagi kita namun hal ini menjadi persoalan saat dilakukan dalam ruangan tanpa gravitasi. Karena air yang dipakai untuk mencuci tidak jatuk kebawah melainkan tetap melayang di udara dan terbang ke segala penjuru. Pertanyaan nya yaitu apakah astronot juga cuci tangan di ruangan yang nol gravitasi? Pertanyaan ini dijawab oleh tubuh antariksa Canada melalui sebuah video yang di unggah ke situs youtube.

Tanpa gravitasi, benda-benda di dalam stasiun antariksa melayang seakan tidak berbobot. Tentunya sulit bagi astronot untuk sekadar membasuh tangan kalau air yang dipakai saja melayang-layang tak keruan arahnya.

Namun, Hadfiels memiliki cara untuk mengatasinya. Ia memakai cairan cuci tangan khusus yang dibentuk dari adonan air panas dan cuek serta sabun. Cairan itu ditaruh dalam kantong khusus dengan sedotan melekat di salah satu sisinya.

1. Keluarkan sedikit cairan dari kantong melalui sedotan. Cairan yang seketika melayang membentuk gumpalan.

2. Ambil gumpalan air itu dengan telapak tangan dan gosokkan tangan sebagaimana mencuci tangan di bumi. Tahap ini harus dilakukan secara cepat sebelum cairan melayang ke langit-langit stasiun antariksa.

3. Kemudian kedua tangan di lap dengan handuk, yang kemudian digantung pada langit-langit. Uap air dari handuk yang mengering ditampung kembali di dalam stasiun antariksa. Nantinya uap air tersebut diolah dan dipakai lagi untuk mencuci tangan para astronot.

Tidak perlu lagi memakai sabun secara terpisah alasannya cairan khusus pencuci tangan sudah mengandung pembersih. "Seperti berada di bahtera layar di tengah lautan dan Anda perlu membersihkan diri," kata Hadfiels.

Berikut link video bagaimana astronaut Chris Hadfield mencuci tangan di dalam stasiun antariksa :
 

Wednesday, 2 October 2019

Luasnya Alam Semesta Bikin Pusing

Keajaiban dunia - Mungkin diantara kita ada yang pernah bercita-cita untuk melaksanakan perjalanan di luar angkasa. Menjelajahi luasnya alam semesta . Tapi masalahnya ialah alam semesta ini amat sangat luas. Saking luasnya hamper tak mungkin mengukur luasnya. Coba kita itung bareng bareng.

Kita mulai perhitungan nya dengan berangkat dari bumi.

 Mungkin diantara kita ada yang pernah bercita Luasnya Alam Semesta Bikin Pusing
• Untuk memudahkan, marilah kita menciptakan perkiraan bahwa perjalan kita dimulai tanggl 1 Januari dengan kecepatan cahaya yaitu 186.000 mil/detik (223.200 km/detik). Sebagai perbandingan, ukuran diameter planet bumi ialah 12.756 km. Jadi, satu detik kita melesat melaksanakan perjalanan = 17 lebih kita menembus bumi.



• Dalam waktu 8 menit 19 detik, perjalanan kita sudah melewati Planet Venus dengan jarak dari bumi 93.000.000 mil (111,6 juta km).

• Setelah 5 jam, 31 menit, perjalanan kita telah melewati Planet Pluto dan kedua bulannya. Jarak perjalanan kita dari bumi sudah mencapai 3,5 milyar mil (4,2 milyar km) sudah keluar dari batas luar sistem tata surya kita. Dan, kita masih di tanggal 1 Januari atau belum satu hari (baru lima jam lebih).

• Kemudian perjalanan kita mulaimenuju galaksi. Dibelakang kita, 8 planet dan matahari sudah hilang, sudah tidak terlihat.

• Akhirnya sesudah 5 tahun perjalanan kita di alam semesta (sekali lagi dengan kecepatan cahaya 223.200 km/detik), pada 19 April, barulah kita bisa melihat bintang Alpha Centauri, bintang terdekat dengan tata surya kita. Dan jarak yang sudah kita tempuh ialah 25 trilliun mil (30 triliun km). Dan sekarang, perjalanan kita yang sangat jauh gres akan kita mulai.

• Pada jarak 10 tahun cahaya dari matahari kita, sangat jauh di alam semesta, satu persatu bintang-bintang yang membentuk galaksi kita bisa kita lewati.

• Pada jarak 100 tahun cahaya (500 triliun mil = 600 triliun km), bahan-bahan gas dan nebula dari ujung-ujung galaksi Bimasakti, mulai nampak dalam pandangan kita.

• Setelah 1000 tahun cahaya, ekor-ekor galaksi dan bentuk disketnya mulai terlihat.

• Baru sesudah perlanan kita menembus 100.000 tahun cahaya, bentuk spiral dari galaksi Bimasakti bisa terlihat seluruhnya.

• Bila perjalanan diteruskan lebih jauh lagi, yang kita lihat lalu bukan lagi individu-individu bintang atau bintang satu persatu tapi sudah gugusan-gugusan galaksi lain di alam semesta selain galaksi Bimasakti, galaksi kita.

• Jika kita tambahkan 22 angka nol di belakang angka 10 yaitu 100.000.000.000.000.000.000.000 (100 milyar triliun) tahun cahaya, gres kita bisa melihat banyaknya galaksi di alam semesta. Dengan kata lain, mata kita hanya gres bisa melihat ternyata banyak galaksi lain di alam semesta, jika kita berada dalam jarak 100 milyar triliun dari matahari.

• Setelah 5 juta tahun cahaya, nampaklah ternyata bahwa galaksi Bimasakti kita hanyalah salah satu dari 30 galaksi yang membentuk satu deretan galaksi yang lebih besar. Lain kata, galaksi kita yang luasnya sudah tidak terjangkau oleh pikiran dan imajinasi kita, hanyalah salah satu dari 30 galaksi yang berkumpul. Ini dikenal gres sebagai kumpulan deretan galaksi lokal. Ingat, gres LOKAL di alam semesta.

• Dari jarak 50 juta tahun cahaya, kita memasuki sebuah cluster maha raksasa yang terdiri dari 2000
gugusan galaksi. Perjalanan ini berarti kita memasuki lebih dalam dari kosmos.

• Akhirnya, sesudah 10 milyar tahun cahaya, pandangan teoritis wacana alam semesta harus dihentikan. Dengan kata lain, pandangan teori tidak bisa lagi menjangkau luasnya alam semesta. Miliaran galaksi yang tak terhingga ternyata hanyalah sebuah titik di alam semesta.

***Terbayangkah luasnya?
Di alam semesta, jangankan matahari dan bumi, tata surya kita saja, mustahil terlihat. Diibaratkan bubuk rumah, besarnya tata surya kita (ingat bukan matahari apalagi bumi) sepersejuta bubuk yang melayang-layang itu. Terbayangkah? Itu semua gres makhluknya. Nah, sekarang
bayangkan penciptanya. Jangankan penciptanya, alam semesta saja sebagai makhluk-Nya sudah tidak terjangkau pikiran manusia. Perjalanan di alam semesta harus berakhir di keterbatasan ilmu
pengetahuan dan umur. Mungkin misteri alam semesta ini gres akan terjawab dikala kita bertemu sang pencipta langit dan bumi ini. hehe

Semoga bermanfaat. minta like dan follownya yah ..





Monday, 30 September 2019

Keajaiban Dunia Makhluk Luar Bumi

Keajaiban dunia – Keberadaan mahluk hidup di luar bumi. Sedari dulu telah menjadi pertanyaan dan misteri yang hingga ketika ini belum di temukan bukti bahwa di luar bumi ( luar angkasa ) sana ada mahluk hidup. Nah kali ini saya akan mencoba menguak sedikit misteri ini. Bahwa sebetulnya memang di luar bumi kita ini memungkinkan terdapat adanya kehidupan. Melalui beberapa sumber yang saya sanggup saya sanggup menyimpulkan dengan sangat terang bahwa kehidupan di suatu daerah di luar bumi memang ada.
Luas alam semesta. Bukankah fakta ini memperbanyak kemungkinan daerah yang sanggup ditinggali mahluk hidup. Belum lagi klarifikasi dari Al Qur’an akan adanya mahluk yang terbentuk dari cahaya dan api. Tidak menutup kemungkinan ada lagi mahluk berbasis elemen lain yang diciptakan dewa namun tidak dikabarkan pada manusia.

Sedangkan berdasarkan Al Qur'an surat At-Talaq ayat 12 disebutkan yang artinya kurang lebih begini :
"Alloh yang membuat tujuh langit dan dari (penciptaan) bumi juga serupa. Perintah alloh berlaku padanya, biar kau mengetahui bahwa Alloh maha kuasa atas segala sesuatu, dan ilmu Alloh benar-benar mencakup segala sesuatu." QS. 65 ayat 12.
7 disini ada yang menafsirkan disamakan dengan jumlah yang banyak, alasannya yaitu di Arab jamak diumpamakan dengan 2. Hal ini juga sanggup diartikan bahwa langit itu sangat banyak dan planet seolah-olah bumi juga banyak, dan kata "perintah Alloh berlaku padanya sanggup diartikan disana juga terdapat syariat dengan kata lain ada kehidupan cerdas yang diberi perintah oleh alloh selain insan (JIN).

Ilmu Biologi
 
Ditinjau dari ilmu biologi, ternyata ada beberapa mahluk di bumi yang memungkinkan untuk tinggal dan bertahan di daerah tempat tertentu di luar bumi. Contohnya yaitu beberapa hewan berikut :

1. Binatang yang bertahan di ruang hampa  

29 Keajaiban dunia dan fenomena menakjubkan
Itulah posting wacana Keajaiban dunia kali ini Semoga bermanfaat, like fan page dan follow +Google+

Sunday, 29 September 2019

Peta Jogja Banyak Sekali Tipe

Peta jogja - Setelah kemarin aku menciptakan postingan tentang peta dunia dan peta jawa tengah, kini aku akan share perihal peta jogja dalam banyak sekali tipe khususnya peta wisata dan jalan. untuk memperbesar gambar dapat pribadi klik pada gambar.

peta dunia untuk gambar peta dunia, dan peta jawa tengah untuk gambar peta jawa tengah. Sekian terimakasih, supaya bermanfaat. Like dan follow +Google+  nya yah...

Saturday, 28 September 2019

Fenomena Blue Moon Bukan Hanya Nama


Fenomena Blue Moon Bukan Hanya Nama

Apa itu fenomena blue moon ? Blue moon atau yang berarti bulan biru ialah sebuah istilah untuk menyampaikan purnama kedua yang terjadi dalam satu bulan. Fenomena blue moon ini termasuk fenomena yang cukup langka lantaran tidak setiap tahun terjadi. Blue moon biasanya terjadi sekitar dua setengah tahun sekali. Hal ini disebabkan lantaran perhitungan tahun berdasar matahari dan berdasar bulan mempunyai selisih hari. Pada kalender masehi terdapat 365 hari sedangkan pada kalender bulan hanya 354 hari. Baca juga:


Namun taukah anda bahwa istilah blue moon bukan hanya sekedar istilah. Kenyataannya fenomena dimana bulan terlihat kebiruan memang pernah benar – benar terjadi beberapa kali. Setidaknya dari sumber yang aku sanggup fenomena bulan biru pernah terjadi pada tahun 1980, 1983, 1992, dan 2011.

Pada tahun 1992, Astronom Ma'rufin Sudibyo menyampaikan bahwa telah terjadi fenomena dimana bulan tampak berwarna kebiruan pada ketika gerhana bulan 9 Desember 1992. Sebagian cakram bulan terlihat kebiruan selama potongan yang lain tampak gelap bukan kemerahan menyerupai biasanya. Fenomena ini merupakan akhir dari letusan Gunung Pinatubo.

NASA menyebutkan bahwa bulan sanggup tampak biru lantaran adanya partikel yang lebih besar dari panjang gelombang warna merah. Dan pertikel tersebut sanggup berasal dari letusan gunung. Baca juga:

Faktanya fenomena bulan tampak biru pernah terjadi bukan hanya ketika gerhana matahari melainkan setiap hari. Bulan tampak biru setiap hari selama bertahun tahun sesudah letusan, entah sabit, separuh atau purnama. Fenomena ini teradi pada tahun 1883 sesudah letusan gunung krakatau.  Debu letusan krakatau mengotori atmosfer dan mengakibatkan cahaya putih yang biasanya tampak tampak biru.

Saat letusan Gunung St. Helen tahun 1980 dan letusan Gunung El Chicon tahun 1983 fenomena bulan tampak biru juga terjadi.Fenomena blue moon di dunia konkret memang cukup langka. Jika anda mempunyai informasi mengenai fenomena bulan biru yang belum aku sebutkan, anda sanggup beritahukan melalui kolom komentar di bawah ini.

Friday, 27 September 2019

Black Hole Sudah Dikabarkan Alquran



Black hole mempunyai masa yang besar. Massa inilah yang mengakibatkan gravitasi black hole sangat tinggi. Namun ada yang unik menyangkut massa yang dimiliki black hole. Walaupun mempunyai massa yang tinggi namun ukurannya sangat padat. Jika ada back hole seberat matahari maka black hole tersebut hanya berdiameter 3 km saja. Baca juga:

Black hole ukuran sedang dengan diameter 31 km mempunyai massa 10.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 kilogram, atau 1031. Sungguh luar biasa bukan? Wajar jikalau blackhole mempunyai gravitasi yang sangat tinggi. Baca juga:

Yang biasa jadi pertanyaan yakni bagaimana ilmuan sanggup mengidentifikasi benda langit ini padahal tidak terlihat sebab tidak mempunyai pancaran cahaya. Namun ada sebuah ilham yang menyatakan bahwa Black Hole itu mempunyai ukuran tertentu, dan ia berjalan di ruang angkasa. Saat ia melewati sebuah bintang, cahayanya tertutup dari pengamatan kita di bumi, persis ibarat insiden gerhana matahari. Setelah ilham itu dicobakan ternyata terbukti benar, dan para ilmuwan setuju bahwa cahaya bintang tersebut tertutup sebab lewatnya Black Hole sehingga pancaran cahaya yang bersumber dari bintang tersebut tertutup. Hal tersebut terjadi selama jangka waktu tertentu, kemudian bintang tersebut kembali menunjukkan sinarnya. Baca juga:

Blackhole dalam Al quran


Coba perhatikan ayat berikut :

“Aku bersumpah demi bintang tersembunyi. Yang bergerakcepat yang menyapu.” (QS. At-Takwir ayat 15-16 )

Kata yang aku garis bawahi diatas bukankah sama dengan ciri black hole? Disebut bintang tersembunyi sebab tidak terlihat, disebut pula bahwa bintang tersebut bergerak, dan disebut pula menyapu yang mengacu pada besarnya gaya gravitasi. Baca juga:

Bukankah ini keajaiban tuhan? Sungguh Al quran yakni benar- benar firman ilahi yang maha agung, maha mengetahui apa yang ada di langit dan bumi. Kadang aku gundah melihat orang yang mempertanyakan kebenaran Al quran dan dengan mudahnya menyampaikan bahwa Al quran yakni produk insan 1400 tahun lalu. Apa itu sebuah kebodohan atau ketidak tahuan? Wallohualam. Semoga bermanfaat.

Thursday, 26 September 2019

Fakta Besar Keajaiban Atmosfer

Keajaiban dunia islam- Ada yang belum tau apa itu atmosfer? Secara simpel atmosfer sanggup diartikan lapisan planet yang berupa gas. Bumi sebagai planet yang dihuni oleh mahluk hidup ternyata tidak sanggup lebas dari yang namanya atmosfer. Nah, pada posting kali ini aku khusus akan membahas mengenai atmosfer sebagai

Salah satunya ialah atmosfer menjadi pelindung dari meteor dengan menghancurkan mereka yang mencoba mendekati bumi. Apabila tidak maka sudah sanggup dipastikan bahwa mahluk yang ada di bumi akan selalu dalam bahaya. Gravitasi yang menarik benda langit sanggup saja mengakibatkan benturan yang sangat keras apabila tidak dihancurkan terlebih dulu sebelum mencapai permukaan bumi. Baca juga:

Yang kedua beradaskan fungsi melindunginya, atmosfer juga berfungsi memfilter (menyaring) sinar – sinar yang berbahaya bagi kehidupan di bumi. Hanya cahaya tidak berbahaya dan berkhasiat yang dibiarkan lewat oleh atmosfer. Seperti cahaya tampak, ultraviolet tepi, dll. Cahaya tampak berkhasiat bagi penglihatan manusia. Jika tidak ada cahaya tampak maka insan tidak sanggup melihat. Sinar ultraviolet tepi yang mana merupakan pecahan dari sinar ultraviolet tidak berbahaya berkhasiat bagi proses fotosintesis tumbuhan. Sedangkan sebagian besar sinar ultraviolet berbahaya tidak dibiarkan lewat dan dipantulkan oleh lapisan ozon atmosfer. Hanya sebagian kecil yang tidak berbahaya dari ultraviolet yang hingga di permukaan bumi. Baca juga:

Yang ketiga ialah fungsi melindungi dari ancaman suhu cuek ruang angkasa yang mencapai -270 derajat celcius. Tanpa atmosfer mahluk bumi akan membeku.

Tidak berhenti disitu saja, keistimewaan dari atmosfer bumi ialah ia mempunyai sebuah lapisan pelindung yang disebabkan gaya magnetik bumi. Lapisan tersebut diberi nama sabuk Van-Allen. Sabuk ini melindungi kita dari radiasi radiasi yang sangat mematikan hasil pancaran matahari dan bintang – bintang lainnya. Tanpa adanya sabuk ini, kehidupan di bumi tidak pernah mungkin terjadi. Baca juga:

Untuk memperjelas anda mengenai sabuk Van-allen ini coba simak kutipan dari Dr. Hugh Ross (profil lebgkap Dr. Hugh Ross sanggup dicari di google).

Bumi ternyata mempunyai kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang mengakibatkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet ini membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi Bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Jika lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin sanggup berlangsung di Bumi. Satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan mempunyai medan magnet ialah Merkurius – tapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Bahkan Venus, planet kembar kita, tidak mempunyai medan magnet. Lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada Bumi.” (https://www.ayohijrah.net//search?q=fakta-besar-keajaiban-atmosfer">7 Keajaiban Dunia Baru

Dan Kami mengakibatkan langit sebagai atap yang terpelihara, namun mereka tetap berpaling dari gejala (kebesaran Alloh) itu.”

Setelah semua fakta ini tetap saja ada yang berpaling dari keimannan pada alloh ilahi yang maha esa. Padahal kitab nya alquran sudah berbagai menunjukkan bukti nyata. Fakta yang gres kita ketahui hari ini sudah tertulis 14 kurun kemudian dalam Al-Quran. Bukankah ini keajaiban?

Umur Bersama-Sama Dari Alam Semesta

Keajaiban dunia islam - Alam semesta masih menyimpan berbagai misteri. Selain alasannya luasnya yang berada dibalik horizon pengamatan manusia, keterbatasan pengetahuan insan menjadi alasannya. Namun demikian, rasa ingin tau insan akan alam semesta ini tidak sanggup dibendun. Berbagai riset dan penelitian terus dilakukan demi mengungkap mister alam jagat raya ini. Oleh alasannya itu pada kesempatan ini saya akan membahas salah satu misteri penciptaan alam semesta namun dengan gaya berbeda, yaitu berdasar pengkajian Al quran. Pokok bahasan kita kali ini yaitu umur alam semesta. Baca juga: Fakta Besar Keajaiban Atmosfer

Fakta Nyamuk yang Jarang Diketahui

Pertama, langit dalam ayat diatas yaitu yang kita sebut alam semesta.

Kedua, QS. Al-Sajdah 32:4 adalah satu dari sekian banyak ayat yang menyebut lagit dan bumi dalam satu ayat. Dan urutan dari penyebutan lagit dan bumi selalu didahului lagit dari pada bumi. Ini merujuk pada urutan penciptaan bumi dan langit. Lagit lebih dulu diciptakan dari bumi. Baca juga: Black Hole Sudah Dikabarkan Alquran

Ketiga, dijelaskan pada QS. Al-Sajdah 32:4 bahwa lagit diciptakan dalam 6 masa dan pada QS. Al-Fushshilat 41:9 dijelaskan bahwa bumi diciptakan dalam 2 masa. Itu artinya perbandingan penciptaan lagit:bumi yaitu 6:2 atau 3:1. Baca juga :Keajaiban Laba - Laba yang Diabaikan

Merujuk pada poin ketiga ini jikalau dikaitkan dengan studi ilmiah maka akan menjadi menarik. Dari penelitan para jago geologi, sanggup diketahui asumsi umur bumi menurut meteorit tertua yaitu sekitar 4,56 × 109 tahun (sumber: Fenomena Blue Moon Bukan Hanya Nama

Dalam teori awal mula alam semesta ada yang disebut dengan teori Big Bang atau ledakan besar yang menjadi awal terbentuknya ruang dan waktu alam semesta. Dalam teori tersebut dengan terang menyebutkan bahwa asumsi umur alam semesta yaitu 13,7 × 109 tahun. Bukankah angka tersebut hampir mendekati asumsi dari perbandingan umur bumi yaitu 13,68 × 109tahun? Baca juga: Nabi Nuh Adalah Nabi jawa kuno


Dalam perhitungan tersebut ada selisih 20 juta tahun akan tetapi angka tersebut tidak terlalu signifikan dibanding perhitungan umur. Dari hasil ini sanggup kita ambil sebuah pelajaran. Bagi yang skeptis dengan al quran mungkin ini akan menjadi materi renungan, dan bagi kita yang beriman agar ini sanggup menambah pengetahuan dan keimanan kita pada kebenaran Al quran. Sungguh Al quran adalah keajaiban yang nyata


Wednesday, 25 September 2019

Adakah Planet Terdekat Yang Seolah-Olah Dengan Bumi?

Para jago astronomi melaporkan ditemukannya planet yang mungkin paling ibarat bumi di sekit Adakah Planet Terdekat Yang Mirip Dengan Bumi?

KOMPASnia - Para jago astronomi melaporkan ditemukannya planet yang mungkin paling ibarat bumi di sekitar tata surya. Planet itu lebih besar daripada bumi, tetapi para ilmuwan mengatakan, teknik mereka cukup canggih untuk mengidentifikasi lebih banyak planet yang besarnya hampir sama dengan bumi. Sejak pertengahan tahun 1990an, para jago astronomi telah menemukan lebih dari 170 planet yang mengorbit bintang-bintang di luar tata surya kita. Tetapi planet terbaru yang ditemukan di sentra bimasakti kita ini berbeda, dan membuatpara pakar yakin bahwa mungkin banyak bumi lain di luar sana. Sebegitu jauh, sebagian besar planet yang ditemukan di sekitar bintang yang normal yakni planet raksasa berisi gas ibarat Saturnus dan Jupiter, beberapa planet sebesar bumi yang diduga berbatu-batu telah ditemukan, tetapi mereka mengorbit bintang-bintang mati yang disebut bintang neutron. Sebegitu jauh, hanya satu planet berbatu yang ditemukan mengorbit bintang biasa, tetapi besarnya tujuh setengah kali lebih besar daripada bumi. Dan lagi, semua planet yang ditemukan belum usang ini letaknya terlalu bersahabat dengan bintang untuk sanggup dihuni kehidupan. New planet - by artist Trent Schindler at the National Science FoundationNew planet - by artist Trent Schindler at the National Science FoundationPlanet terbaru yang diidentifikasi di luar tata surya kita itu lebih ibarat dengan bumi. Ke-73 ilmuwan di 10 negara yang melacaknya memperkirakan bahwa besarnya hanya lima setengah kali bumi,dan letaknya lebih jauh dari bintang dibandingkan planet-planet lain, yaitu dua setengah kali jarak bumi dari matahari. Salah satu penemu planet itu, David Bennett dari Universitas Notre Dame di Indiana mengatakan, itu berarti bahwa letaknya di luar zone yang sanggup dihunin kehidupan, alasannya yakni suhu permukannya 220 derajat di bawah nol Celcius. Namun, katanya, ini lebih menarik daripada planet-planet yang bersuhu tinggi di luar tata surya kita. Pada dasarnya, tambah David Bennet, “Kami menyatakan telah membuka sebuah jendela baru, dan kami mendekati planet-planet yang ibarat bumi, meskipun kami lebih memperhatikan planet-planet yang suhunya lebih rendah daripada bumi. ”CfAPlanetaryLightBerman23Mar052150Penemuan ini melibatkan sebuah teknik pencarian gres yang berbeda dengan yang dipakai untuk menemukan planet-planet lain. Cara usang tidak melihat pribadi planet, tetapi memperkirakan kehadirannya dengan mengamati olengan bintang, yang diakibatkan oleh gravitasi planet yang mengorbit. Para jago astronomi melaporkan ditemukannya planet yang mungkin paling ibarat bumi di sekit Adakah Planet Terdekat Yang Mirip Dengan Bumi? Prosedur ini cenderung menemukan planet-planet yang terbesar, terpanas dan terdekat dengan bintang sehingga tidak sanggup mendukung kehidupan.Cara gres itu memakai fenomena alam yang disebut microlensing. Denganteknik ini, cahaya dari bintang yang jauh diperbesar oleh gravitasi bintang di dekatnya, ibarat cahaya lampu sorot yang melewati beling pembesar. Kalau suatu planet mengorbit bintang yang ada di latar belakang, gravitasinya sanggup meningkatkan kecerahan cahanya.Pakar astronomi Prancis Jean Pierre Beaulieu dari Lembaga Astrofisika di Paris terkejut melihat besarnya peningkatan kecerahan cahaya ini: “Tadinya kami duga bahwa bintang ini lebih pudar daripada yang kami amati. Kaprikornus kami tetapkan untuk melaksanakan pengukuran lagi, dan pada pengukurna kedua, bintang ini lebih terang. Kami sangat bersemangat alasannya yakni inilah yang sudah kami cari semenjak lama.”Para periset mengatakan, kelebihan microlensing yakni teknik itu sanggup mendeteksi planet-planet bermassa rendah. Tentu saja teknik ini sanggup mengamati bintang-bintang besar ibarat Jupiter secara lebih mudah, tetapisebegitu jauh gres menemukan dua. David Bennett mengatakan, jikalau bintang-bintang besar jumlahnya lebih banyak di alam semesta, microlensing tentunya akan menemukan lebih banyak lagi. David Bennett dan rekan-rekannya yang melaporkan inovasi ini dalam jurnal Nature mengatakan, microlensing kemungkinan besar akan menemukan planet-planet bermassa rendah lebih banyak, dalam bulan-bulan mendatang.Michael Turner dari Yayasan Sains Nasional Amerika yang membantu pendanaan riset ini mengatakan, inovasi ini yakni terobosan penting dalam perjuangan menemukan tanggapan atas pertanyaan “Apakah ada mahluk lain di alam semesta ini, selain di bumi?. ”Dengan ditemukannya lebih dari 170 planet di luar tata surya selama 11 tahunterakhir ini, tambahnya, petualangan untuk mencari tanggapan atas pertanyaan itu telah dimulai.

Para jago astronomi melaporkan ditemukannya planet yang mungkin paling ibarat bumi di sekit Adakah Planet Terdekat Yang Mirip Dengan Bumi?

Sumber: http://kompasnia.blogspot.com


berita yang disarankan :