Tuesday, 24 September 2019

Meneliti Konsep Dosa Warisan

Dalam artikel kali ini kita akan membicarakan perihal konsep dosa warisan Meneliti Konsep Dosa Warisan
1001 doa- Dalam artikel kali ini kita akan membicarakan perihal konsep dosa warisan. Faktanya, meskipun konsep dosa warisan dipercaya oleh sebagian besar umat Katolik di Barat, tapi secara keseluruhan tidak disepakati oleh semua umat Kristen.

Dan dari tiga agama Abrahamic, yaitu Yudaisme, Kristen, dan Islam, Yudaisme dan Islam tidak mengenal konsep dosa warisan. Faktanya, Keristenan Timur juga tidak mengikuti prinsip ini.Konsep dosa warisan disebabkan lantaran Adam dan Hawa berdosa saat mereka melanggar perintah Tuhan biar jangan memakan buah terlarang di dalam surga. Dan dosa itu diwariskankepada keturunan mereka, yang berartisemua insan sampai zaman kini terkena dosa itu. Dan ini merupakan cuilan penting dari kepercayaan Kristen.

Iman Katolik mengajarkan bahwa insan terlahir penuh dosa, dan kita sanggup meraih ampunan denganberiman kepada Yesus Kristus yang menebus dosa-dosa manusia. Kaprikornus selesai hidup Yesus telah membayar dosa warisan yang menghipnotis semua umat manusia.Apakah ini masuk akal? Gunakanlah budi kita. Jika kita melihat seorang bayi dan lihatlah wajah bayi tersebut, lihatlah keluguannya, begitu susah untuk meyakinkan diri kita bahwa bila bayi ini mati, maka beliau akan masuk neraka lantaran dosa warisan.

Nyatanya, tidak seorangpun yang pernah melihat seorang bayi dan menyampaikan “Oh, betapa jahatnya bayi ini. Dia perlu dijebloskan ke penjara.”Seorang bayi terlihat begitu polos dan suci. Alasannya yaitu lantaran berdasarkan Yudaisme, Katolik Timur, dan Islam, tidak ada yang namanya dosa warisan. Sekarang mari kita bandingkan antara Katolik dengan Islam.Konsep Islam perihal dosa sangat berbeda. Dalam Kekristenan, bila kamu memikirkan suatu perbuatan jahat, maka hal itu yaitu dosa.

Tetapi dalam Islam, bila kamu memikirkan hal yang buruk, tetapi kamu tidak melaksanakan perbuatan jelek tersebut, maka itu bukan dosa. Bahkan faktanya, bila kamu memikirkan hal jelek tapi kamu tidak melakukannya, maka beliau menjadi amal baik. Kenapa begitu? Cukup berdasarkan logika, kurasa kita semua niscaya oke bahwa semua manusia, baik laki-laki dan perempuan cenderung memikirkan hal-hal jelek daripada hal-hal baik.

Itu sudah sifat alami kita.Bayangkanlah, bila seorang laki-laki sedangberjalan di trotoar dan melihat seorangwanita anggun mengenakan bikini berjalan melewatinya, apakah pikiran pertama yang terlintas di benaknya yaitu berlari ke rumah ibadah terdekat dan bersedekah? Apakah pikiran pertama yang terlintas di benaknya yaitu mengurus anak yatim piatu? Kalian para laki-laki yang sedang membaca goresan pena ini? Ayo, mengakulah.Untukmu yang wanita, kamu sedang berjalan di trotoar dan saat kamu menunduk, ternyata tergeletak cincin berlian 3 karat di trotoar.

Berapa banyak perempuan di dunia ini yang pikiran pertamanya yaitu mengangkat cincin itu tinggi-tinggi dan berseru kepada setiap orang di jalan “Ini yaitu cincin berlian 3 karat yang sangat mahal, siapa yang punya?”Tentu pikiran pertama kita yaitu ingin mengambil cincin itu dan memasukkannya ke dalam saku kita.Jadi sudah menjadi kodrat kita sebagai insan bahwa kita cenderung memikirkan hal-hal jelek daripada hal-hal baik.

Ini hanyalah soal menahanhasrat ingin berbuat dosa sehingga kitalayak mendapatkan pahala.Dan bila kamu melaksanakan amal baik demi mengharapkan ridho Allah, maka Allah akan memberimu pahala mulai dari 10 sampai 700 kali lipat dari nilai kelakuan baik itu yang sebenarnya.Kenapa begitu? Karena tidak gampang untuk melaksanakan kebaikan. Misalnya kamu memiliki uang 1001 dollar, dan kamu memiliki pilihan untuk membelanjakannya untuk kenikmatan duniawi, atau memberikannya kepada orang-orang miskin.

Itu hal yang sangat sulit dilakukan. Kaprikornus atas rahmat Allah, kelakuan baik diberikan pahala berlipat ganda, sedangkan kelakuan jelek dicatat sesuai dengan nilai kelakuan jelek itu.Sekarang, kita kembali lagi ke topik utama, yaitu perihal dosa warisan. Yangmenjadi pertanyaan adalah, darimana konsep ini berasal? Jika kamu seorang Katolik dan diberitahu bahwa aliran ini tiba dari Yesus Kristus, berhati-hatilah! Tidak pernah sekalipun Yesus Kristus mengajarkannya. Yesus Kristus yaitu seorang Yahudi Orthodox dan itulah mengapa beliau dijuluki Rabbi Yesus.

Dia mengajarkan aturan Yahudi Orthodox.Yesus berkata dalam Matius 19:14"Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah bawah umur itu, janganlah menghalang-halangi mereka tiba kepada-Ku; lantaran orang-orang yang menyerupai itulah yang empunya Kerajaan Surga."(Matius19:14)Jika bawah umur ini ternoda lantaran dosa warisan, bagaimana mungkin beliau menyampaikan bahwa mereka yaitu empunya Kerajaan Surga? Tapi para pendeta mengajarkan bahwa bawah umur akan masuk api neraka bila mereka mati tanpa dibaptis.

Sedangkan Yesus Kristus mengajarkan bahwa bawah umur terlahir dalam keadaan suci.Dalam Perjanjian Lama yang merupakan kitab aturan yang Yesus ajarkan sebagai seorang Yahudi Orthodox, tercatat dalam Ezekiel 18:20:“Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akanturut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan mendapatkan berkat kebenarannya, dan kejahatan orang fasik akan tertanggung atasnya.”(Ezekiel 18:20)Dalam ayat ini dikatakan bahwa kejahatan ditanggung orang yang melakukannya. Jadi, darimana konsep dosa warisan berasal?

Kata-kata Yesus Kristus sangat bertentangan dengan konsep dosa warisan.Jika kamu masih ragu-ragu, bacalah Ulangan 24:16 dan itu yaitu ayat yang sangat jelas. Dan para Katolik yang ingin beradu argumen perihal konsep ini, mereka berkata “Ezekiel dan Bilangan merupakan Perjanjian Lama, sedangkan kami sebagai umat Katolik mengikuti Perjanjian Baru.” Tapi apa duduk perkara dengan argumen macam ini. Masalahnya adalah, memang benar bahwa itu ada di dalam Perjanjian Lama, tapi kitab Perjanjian Lama tidak lebih bau tanah daripada Adam.

Jika dosa warisan telah menimpa umat insan semenjak zaman Adam, maka tidak akan pernah ada seorang Nabi dari zaman manapun yang memiliki pemikiran bahwa kejahatan ditanggung oleh orang yang melakukannya. Nabi manapun dalam setiap zaman tentu akan mengajarkan konsep dosa warisan.

Tapi nyatanya, tidak seorangpun mengajarkannya.Jadi bila kita ingin mengetahui solusi dalam konsep dosa warisan ini, maka kita harus bertanya "apakah ada agama yang tetap konsisten dengan aliran Yesus Kristus terkait dosa warisan?Jawabannya adalah“Ya.”Islam tidak mengenal konsep dosa warisan. Dalam agama Islam, setiap orang bertanggung jawab terhadap tindakannya masing-masing. Dalam Islam, seseorang menanggung dosanya sendiri saat mereka sudahakhil balig(sudah berilmu balig cukup akal untuk membedakan antara hal baik dan buruk).

Allah berfirman di dalam Al’Quran:“Dan bekerjsama seorang insan tiada memperoleh kecuali apa yang diusahakannya”(An-Najm:39).”"Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya beliau berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya beliau tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri”(Al-Isra’:15)”“(yaitu) bekerjsama seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,”(An-Najm:38)Jadi setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya masing-masing dan tidak ada seorangpun yang akan masukneraka lantaran mereka menanggung dosa warisanan semenjak lahir.

http://1001-doa.blogspot.com




Misteri Penyaliban Yesus

 saya akan membahas misteri dibalik insiden penyaliban Misteri Penyaliban Yesus
1001 doa- Dalam goresan pena kali ini, saya akan membahas misteri dibalik insiden penyaliban. Begitu banyakkontroversi dibalikperistiwa penyaliban.Dalamtulisan sebelumnya,aku sudah membahas perihal konsep dosa warisan.

Konsep dosa warisan tidak ada dalam Yudaisme, Islam, dan bahkan Nasrani Timur tidak baiklah dengannya.Jika memang dosa warisan itusudahadasejak dulu, makaseharusnya konsep ini tetap ada pada umat manusiasepanjangzaman, para Yahudidan Nasrani Timur tentutidak akan menyangkalnya,karena itusudah tertulis dalam kitab suci.Tapi mereka tidak baiklah dengan konsep ini karenatidak menemukan bukti-bukti dalam Bible.Yesus Kristus dengan terang tidakmengajarkannya dan ia berkata bahwa belum dewasa yaitu pewaris kerajaan surga.

Jadi bagaimana mungkin anak-anakmewarisikerajaan nirwana kalau mereka ternoda oleh dosa warisan?Kita juga tahu bahwa Yesus Kristus yaitu seorang Rabbidandia mengikuti aturan Perjanjian Lama.

Kita lihatdalam Ezekiel yang menyatakan bahwa “Seorang anak tidak akan menanggung dosa bapaknya dan sang bapak tak akan menanggung dosa anaknya.” Makara sangat jelas, kalau seorang anak tidak akan menanggung dosa bapaknya, jadi bagaimana mungkinsuatu dosa sanggup diwariskan? Jika konsep dosa warisan tidak sanggup dibenarkan, untuk apagunanyapenyaliban?

Alasannya yaitu Tuhan membutuhkan pengorbanan untuk menebus dosa manusia. Tapi dalam Hosea 6:6 kita menemukan Tuhan berfirman “Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban...” Ajaran ini berasal dari Perjanjian Lama, tapi kamu tahu bahwa hal ini juga diulang di dalamPerjanjian Baru, Matius 9:13.Jadi mengapa para Nasrani mengajarkan bahwa Yesus Kristus perludikorbankan saat Tuhan sendiri menyebutkan bahwa Dia ingin kasih setia bukan pengorbanan. Dalam Ibrani 5:7tertulis“Dalam hidupnya sebagai manusia, Yesus telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkannya dari maut, dan alasannya yaitu kesalehannya Ia telah didengarkan.

”Bukankahberdasarkan ayat di atasberarti Tuhan telah menjawab do’anya?Dikatakan “karena kesalehannya.” Apakah mungkin artinya Tuhan menolak do’a alasannya yaitu kesalehannya? Tentu saja tidak. Danpada waktu ituYesus berdo’a supaya ia diselamatkan. Dan kita diberitahu dalam Ibrani 5:7 bahwa Tuhan menjawab do’anya. Jika hal ini berarti bahwa Yesus Kristus tidakpernah disalib, makapemahaman umatKristenselama ini telah salah.

Menurut teologi Kristen,penyaliban Yesus yaitu untuk menebus dosa warisan yang diderita umat manusia.Tapi kalau tidak ada dosa warisan, maka apa perlunya penyaliban Yesus?Bahkan sebelumterjadinyapenyaliban, kita menemukan kontradiksi. Dalamsalahsatu gospel dikatakan bahwa Yesus Kristus mengenakan jubah merah bau tanah tapi dalam gospel yang lain dikatakan warnanya ungu.

Dalam salah satu gospel dikatakan saat disalib, Yesus diberi minum anggur yang mengandung empedu, tapi dalam gospel yang lain dikatakan mengandung mur. Dalam salah satu gospel dikatakan bahwa Yesus disalib pada jam 9 tapi dalam gospel yang lain dikatakan bahwa Yesus disalib pada jam 12.Danadabanyakkontradiksi lainnya.Bacalah keempat Gospel dan bandingkan satu sama lain, kemudianbacalahtentang apa yang terjadi sehabis penyaliban. Aku akan membacakannya untukmu.Siapa yang pergi ke makam?

Menurut Matius, Maria Magdalena dan Mariayanglain. Menurut Markus, yang pergi yaitu Maria Magdalena, ibunya James,dan Salom.Menurut Lukas, seorang perempuan yang tiba dengannya dari Galileadan seorang perempuan yang lain. Menurut Yohanes, Maria Magdalena. Makara disini kita lihat 4 buah penjelasandan saling bertentangan.Kenapa mereka pergi ke makam? Menurut Matius, untuk melihat makam. Menurut Markus, mereka membawa rempah-rempah. Menurut Lukas, mereka membawa rempah-rempah. Menurut Yohanes, tidak disebutkan alasannya.Apakah ada gempa bumi? Menurut Matius,ada gempa bumi.Tapi menurutMarkus, Lukas, dan Yohanes, tidak disebutkan.Apakah seorang malaikat turun? Menurut Matius, Ya.Tapi berdasarkan Markus, Lukas, dan Yohanes, tidak disebutkan.

Apakah mungkin ketiga penulis Gospel tidak menyadarinya dan hanya satu saja yang sadar? Tapi nyatanya mereka tidak menyadari adanya gempa bumi, adanya malaikat, dan tidak ada seorang pun diantara mereka yang menyampaikan “Hey, hey, kamu lupa menuliskan gempa bumi dan malaikat.” Menurut perhitunganku, berarti 3 voting melawan 1 bahwa hal tersebut tidak terjadi.Siapa yang membalikkan batunya? Menurut Matius, seorang malaikat yangtadi ia sebutkan.

Menurut Markus, Lukas, dan Yohanes, mereka bahkan tidak menyebutkan siapa yang membalikkan batunya. Dan mereka juga tidak menyebutkan adanya malaikat.Siapa yang berada di makam? Menurut Matius,seorang malaikat. Menurut Markus, seorang anak muda. Menurut Lukas, 2 orang pria. Menurut Yohanes, 2 orang malaikat. Hmmm...jadi semuanya saling bertentangan.Dimana mereka? Menurut Matius,malaikatnya duduk di atas kerikil di luar makam.

Menurut Markus, anak muda itu berada DI DALAM makam dan duduk di sebelah kanan. Menurut Lukas, dua orang itu berada di dalam makam dan berdiri di sisinya. Menurut Yohanes, kedua malaikat itu duduk, yang satu di kepalanya dan yang satunya lagi berada di kaki atau di tubuh Yesus.Oleh siapa dan dimana pertama kali Yesus Kristus terlihat sehabis penyaliban? Menurut Matius, Maria Magdalena dan Maria lainnya yangsedangdalam perjalanan untuk memberitahu para murid Yesus.

Menurut Markus, hanya Maria Magdalena. Maria yang satu lagi tidak disebutkan. Menurut Lukas, 2 orang muridnya yang sedangdalam perjalanan ke desa Emmaus yang berjarak 7 mil jauhnya dari Yerusalem.TapimenurutYohanes, yang melihat Yesus sehabis kebangkitannya adalahMaria Magdalena di luar makam.Jadi bagaimana mungkin kita membenarkan pertentangan ini?

Bagaimana mungkin kita membenarkansalah satu Gospel dimana masing-masingnya diakui sebagai firman Tuhan?Bahkan kesemua Gospel ini tidak diketahui siapa penulisnyadan siapa yang mengkanonkan kitab ini sangat diragukan. Diperparah dengan fakta bahwa keempat Gospel saling bertentangan. Mereka tidak sesuai bahkan dalam kejadian-kejadian yang sangat terang dan nyata, yang niscaya disaksikan oleh para penulis Gospel, misalnya, seorang malaikat, gempa bumi, siapa orang pertama yang melihat Yesus Kristus, dan dimana?

Bayangkanlah, contohnya Yesus Kristus memang berdiri dari kematian.Pastiorang pertama yang melihatnyaakan memberitahu semua orang mengenai insiden kebangkitan Yesus dan ia niscaya menjadi terkenal.Coba kita bandingkan dengan umatMuslimyangmerayakan Bulan Ramadhan dengan berpuasa. Permulaan Ramadhan dankapan berakhirnya ditentukan berdasarkan terlihatnya bulan. Terlihatnya bulan pada simpulan Ramadhan mengakhiri puasa dan mengawali Idul Fitri.

Orang pertama yang menyaksikan bulan menjadi jagoan bagi kaumnya. Dia jadi populer karenadialah yang pertama kali melihat bulan,sehinggahari Idul Fitri akansegeradimulai.Tapi apakah kita sanggup percayabahwa seseorang melihat Yesus Kristus yang berdiri kembali dan tidak merasa bahwa itu patut dirayakan?

Jika dibandingkan, setiap umat muslim dilingkunganitu tahusiapaorang pertama yang melihat bulan di simpulan Ramadhan, tapi berdasarkan Gospel kita tidak tahu orang pertama yang telah melihat Yesus Kristus setelahdia berdiri dari kematian?

http://1001-doa.blogspot.com




Sunday, 22 September 2019

Konsep Penebusan Dosa = Fitnah Besarterhadap Yesus (Isa Bin Maryam)



Banyak pakar mengarahkan pembahasan absurditas konsep penebusan dosa, dengan berkutat pada problem "logis atau tidaknya penebusan dosa" Pertanyaan pokok yang paling sering dilontarkan adalah,"Benarkah Tuhan harus pakai cara menebus dosa manusia? Terus kepada siapa Tuhan menebus? Kepada Dirinya sendiri? Atau kepada Iblis? Bukankah Iblis juga makhluk Tuhan? Bukankah sangat gampang bagi Tuhan untuk mengampuni dosa Adam dan memang sudah diampuni?"Seperti itu kira kira bahasannya, dan jawabannya juga sangat mudah. Tuhan mustahil menebus dosa. yang benar ialah Tuhan mengampuni dosa manusia. Pendek kata dari bahasan diatas, konsep penebusan dosa ialah abstrak tidak logis dan tidak pernah benar benar dijelaskan oleh yesus sendiri. Konsep penebusa dosa ialah hasil angan angan Paulus (*silakan cek dan perhatikan betul betul pertentangan fatwa Yesus dan Paulus). Akan tetapi tak banyak yang menyadari bahwa Konsep penebusan dosa bergotong-royong lebih bersifat fitnah politik yang di lontarkan oleh musuh Yesus yaitu Petinggi Yahudi dan Romawi, melalui kepiawaian Paulus. Bagaimana Ceritanya?

Saturday, 21 September 2019

Ditutup Tiap Pekan Di Belanda Tiap , Tiap 75 Detik Orang Tinggalkan Gereja Di Jerman



KRISIS dogma terhadap agama Kristen semakin meningkat di dunia Barat namun di sisi lain meski bahaya Islamofobia juga meningkat, fakta mengatakan bahwa Islam sebagai agama semakin meningkat pemeluknyadan semakin berkembang di negara yang dahulunya menjadi basis agama Kristen. Tidak sedikit rumah-rumah ibadah Kristen hasilnya dijual kepada komunitas Muslim dan kemudian dijadikan Islamic Center ataupun masjid.Seperti dilansir oleh situs Israelnationalnews.com dalam sebuah artikelnya beberapa hari yang lalu, sebuah gereja Kristen di Inggris telah dijual kepada komunitas Muslim.

Dan gereja Kristen St Petrus di Cobridge akan menjadi Masjid Madina.Penjualan rumah ibadah Kristentersebut menyusul semakin terjadinya penurunan dramatis jumlah jamaah yang menghadirigereja. Seorang juru bicara keuskupan agung menyatakan bahwa “paroki Cobridge mempunyai sejarah panjang, tetapi dalam waktu belakangan ini, jumlah umat Kristen di kawasan ini semakin menyusut sampai pada taraf tertentu mereka yang menghadiri Misa di Basilika Santo Petrus tidak lagi bisa mempertahankan Imam dan bangunan gereja.”Dan fenomena ini mengatakan bahwa Islam bisa menggantikan agama Kristen sebagai agama pertama di Eropa.

Di Prancis, negara intelektual Kristen populer menyerupai Emmanuel Mounier, Georges Bernanos, Francois Mauriac, Jacques Maritain dan Teilhard de Chardin, puluhan gereja telah diratakan untuk dibangun masjid, ruang pamer dan mall.Menurut Senat Prancis, sebanyak 2.800 bangunan keagamaan Kristen kini beresiko untuk dibongkar.Prancis kini hanya mempunyai 9.000 imam kalau dibandingkan dengan 40.000 imam selama perang terakhir negara itu.

Dan banyak gereja-gereja berubah alih dengan masjid.Juni lalu, Gereja Saint-Eloi di Vierzon menghentikan acara ibadah Kristennya dan menjadi tempat ibadah umat Muslim.Bahkan Federasi Nasional Masjid Agung Paris, Dewan Muslim Demokratik Prancis danbanlieue Collectif meminta Gereja Katolik, dalam semangat “solidaritas antar-agama”, untuk menyewakan gereja-gereja kosong mereka kepada umat Islam untuk digunakan shalat Jumat.

Menurut sebuah laporan di majalah mingguan Spirit, dalamdua tahun ke depan 15.000 dari 45.000 gereja yang ada di Jerman, sepertiga dari total semuanya, akan dibongkar ataudijual.Tapi penjualan gereja ini bukan problem ekonomi.

Gereja-gerejaditutup sebab kosong dari jamaah. Ini yaitu fenomena “Konfessionslos”, yaitu Jerman tanpa agama. Bahkan diperkirakan bahwa setiap 75 detik seorang warga Jerman meninggalkan gereja.

Gereja Keluarga Kudus di Barmstedt telah dibongkar. Antara tahun 1990 sampai 2010, Gereja Injili Jerman menutup 340 gereja. Baru-baruini di Hamburg, sebuah gereja Lutheran dibeli oleh komunitas Muslim.Di Spandau, gereja St Raphael kini menjadi toko kelontong, sementara di kota kelahiran Karl Marx gereja diubah menjadi gym.

Di Cologne, gereja telah bermetamorfosis tempat tinggal glamor dengan bak renang pribadi.Pada masa tahun 50-an, ketika Konrad Adenauer menjadi kanselir, 430.000 warga Protestan tinggal di kota. Saat ini hanya ada 110.000ora ng. Dan seperempat dari gereja-gereja di kota Jerman telah ditutup.Di Belanda, dua bangunan Kristen ditutup setiap minggunya.

Tidak jarang kita bisa menemukan benda ritual yang pernah digunakan di gereja-gereja Belanda di Indonesia, Kongo, Filipina tetapijuga di negara-negara bekas komunis, menyerupai Ukraina jadi barang dagangan. Belanda pada kenyataan nya kini menjadieksportir dunia yang paling penting dari benda-benda keagamaan.

Di sini untuk pertama kalinya sekularisasi telah menjadi lahan bisnis.“Di Belanda, kehadiran umat Kristen pada hari Minggu adalahyang tertinggi di Eropa, sampai sembilan puluh persen”, kata Pdt Jan Stuyt dari Nijmegen. “Namun kini hanya sepuluh persen”. Setiap tahun enam puluh tempat ibadah ditutup, dijual atau dihancurkan.

Antara 1970 sampai 2008, 205 gereja Kristen dihancurkan di Belanda dan 148dikonversi menjadi perpustakaan, restoran, sentra kebugaran, apartemen dan masjid.Kementerian Kebudayaan Belanda bahkan telah menyusun pedoman untuk berurusan dengan konversi gereja bekas atau ditinggalkan.Masjid Fitih Camii di Amsterdam dulunya juga adalahsebuah gereja Katolik.

Gereja St Jacobus, salah satu yang tertua dari kota Utrecht, gres saja bermetamorfosis tempat tinggal glamor oleh kelompok yang mengkhususkandiri dalam konversi gereja.Gereja Protestan Belanda kehilangan 60.000 jamaahnya setiap tahun. Pada tingkat ini, jamaah gereja akan lenyap padatahun 2050, berdasarkan pejabat gereja.Di Helmond, sebuah kota selatan dari Bilthoven, supermarket berdiri di bekas gereja.

Sebuah perpustakaan dibuka di gereja Dominika di Maastricht, sementara dua gereja di Utrecht dan Amsterdam baru-baru ini telah diubah menjadi masjid. Dan inilah fakta semuanya.[fq/islampos/Israelnationalnews]Komentarku ( Mahrus ali):

Penyusutan kaum kristianidan bertambahnya kaum muslimin boleh jadi sebab banyak media massayang dilakukanoleh kalangan kaum muslimin di internet, radio dan buku – bukukeislaman yang menyebardan ahlak kaum muslimin yang dinilai lebih layak diterapkan dalam kehidupan bermasarakatsaat ini dan dulu.

Di samping ahlak kaum kristiani yang individualistis yang harus dibuang dalam kehidupan yang bermoral bukan kehidupan yang bergairah angkara.Hal inibisa membuka mata yang tertutup , menyadarkan hati yang asalnya tertipu dengan kedustaan pendeta, kemudian pergi meninggalkannya menuju aliran Islam yang suci dari Al quran dan hadis bukan aliran Islam yang telah dikotori oleh ulama hebat bid`ah, kemudian tampak banyak kebid`ahannya dari padatuntunan yang orginal.

Ingatlah firmanNya:
هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِۚوَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا

Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak semoga dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. Al fath 29

sumber :

Friday, 20 September 2019

Awas, Kristenisasi Dengan Modus Pernikahan! Lewat Jadwal 3 M (Memacari, Menghamili Dan Memurtadkan)

Awas, Kristenisasi Dengan Modus Pernikahan! Lewat Jadwal 3 M (Memacari,
Menghamili Dan Memurtadkan)


KAUM Muslimin khususnya para Muslimah biar hati-hati dalam mencari pasangan, jangan pernah mau menikah dengan pasangan beda keyakinan apalagi pasanganyang akal-akalan masuk Islam, pastikan dulu keimanan dan ketaqwaannya.

Demikian pesan mantan misionaris yang sudah menjadi Muslim, Ustadz Drs. Bernard Abdul Jabbar, M.Pd.Mantan misionaris ini mengungkapkan bahwa didalam Alkitab ternyata ada ayat yang melegalkan cara penipuan asalkan demi agama.

“Paulus menyatakan dalam Bibel: berdusta bukanlah suatu dosa apabila dilakukan untuk memuliakan tuhan, tetapi jikalau kebenaran Alloh oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya mengapa saya masih dihakimi lagi sebagai orang-orang yang berdosa,” papar Ustadz Bernard membacakan Roma ayat7 ibarat diberitakan Suara Islam.Ustadz Bernard menambahkan, salah satu upaya pemurtadan ialah lewat kegiatan 3 M (Memacari, Menghamili dan Memurtadkan) alias Sandi Air Mata.

“Karena agama mereka melegalkan cara-cara yang licik dan membolehkan tipu daya serta muslihat, maka mereka melakukannya ibarat akal-akalan masukIslam terlebih dahulu biar sanggup menikah, sehabis menikah dia paksa pasangannya untuk murtad,” ujarnya.Menurut mantan penginjil ini, cara penipuan tersebut mendapatkan legalitas dari para pendeta mereka, walaupun agama manapun melarang perbuatan zina.

Adanya kepercayaan yang disembunyikan dantidak diketahui oleh umum, yakni perzinahan dengan tujuan membuatkan agama diyakini mendapatkan sambutan dan kebanggaan ribuan malaikat di langit dan di bumi.

“Doktrin inilah yang melegalkan tindakan bejat yang menodai harkat kemanusiaan, bahkan apa yang mereka lakukan menerima restu dari istribagi yang telah menikah.Toh, hanya sementara waktu sehabis itu mereka tinggalkan, dan sudah banyak pola kasusnya,” kata Ustadz Bernard.Menanggapi fenomena kasus Asmirandah, Ustadz Drs. Abu Deedat Syihabuddin MH, Pakar Kristologi dan Ketua TimFakta/Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan,

Bekasi-Jawa Barat, menyatakan bahwa ini yaitu salah satu bentukKristenisasi.“Ini yaitu taktik nyatadari Kristenisasi lewat perkawinan. Modusnya sang lelaki akal-akalan masuk Islam biar sanggup menikahi muslimah,” ujar Abu Deedat kepada Islampos.com melalui sambungan telepon.

Menurutnya perempuan rentan menjadi korban, sebab risiko mempertahankan keimanan dalam ijab kabul beda agama bagi seorang muslimah yaitu diceraikan.Himbauan dari Yusuf Mansur : Dengan rendahhati, sekali lagi kami mohon kepada saudara-saudari Muslim biar mendoakan semoga Alloh membukakan pintuhidayah untuk Asmirandah yang telah keluar dari agama islam..

“Ya Alloh permudahkanlah jikalau hidayah-Mu dekat, maka dekatkanlah hidayah untuk Asmirandah, Sebagaimana dia telah beribadah kepada-Mu dan mempercayai Muhammad Shallallohu’ alaihi wa Sallam sebagaiRasul-Mu. Ya Alloh, bukakanlah hatinya untuk mendapatkan islam kembali, dan beriman kepada-Mu bahwa tiada Tuhan selain Engkau ya Alloh.

Sesungguhnya Nabi Isa yaitu Nabi-Mu,maka berilah mereka hidayah sebagaimana Engkau telah menawarkan hidayah kepada mualaf yang sebelumnya jauh dari islam “. Aamiin Ya Rabbal’alamiin. []

SEBARKAN DI FACEBOOK UNTUK MENCARI AMAL JARIYAH

Thursday, 19 September 2019

Siapa Bilang Yesus Hidup Membunjang?




Hj Irena Handono,Pakar Kristologi,
Pendiri Irena Center

Tak akan ada umat Nasrani yang mau mempercayai bahwa Yesus memiliki istri dan keturunan. Karena, mana mungkin Tuhan menikah dan memiliki anak? Bahkan kita umat Islampun, akan tercengang tidak percaya bahwa dalam sejarah hidupnya Yesus pernah kawin dan memiliki keturunan, alasannya yakni selama ini kita juga dijejali oleh kisah kaum Nasrani bahwa Yesus yakni Tuhan, maka tidak mungkin seorang Tuhan menikah bahkan memiliki anak.

Kita umat Islam meyakini Yesus (Isa as) yakni seorang manusia, seorang nabi sebagaimana nabi-nabi yang telah berlalu sebelumnya. Sehingga tidak tidak mungkin bahwa Yesus menikah dan memiliki keturunan. Namun sosok Yesus sebagai insan yang terlibat dalam sejarah telah dikaburkan sedemikian rupa, sehingga sejarah orisinil Yesus benar-benar gelap bagi sebagian besar umat manusia.

Yang tinggal yakni Yesus yang dibungkus dengan pakaian ketuhanan sehingga bagi orang-orang yang tidak bisa memakai nalar sehatnya, menganggap Yesus benar-benar sebagai Tuhan.Tapi bagi sebagian insan yang mau memakai akalnya, ketuhanan Yesusmenjadi sumber pertanyaan nalar yang tidak pernah berhenti. Mereka-mereka inilah yang sedikit demi sedikit, menguakmisteri sejarah hidup Yesus.

Salah satunya, yakni seorang teolog, pakar Perjanjian Baru dan Gulungan LautMati, Prof. DR. Barbara Tiering, dari Univ.of Sidney Australia. Setelah melaksanakan penelitian terhadap gulungan-gulungan Laut Mati (The Dead Sea Scrolls), selama 20 tahun, hingga kepada kesimpulan bahwa Yesus, beristri, bahkan lebih dari satu, alias poligami.Menurut sang Profesor, dalam sejarah kehidupan Yesus, Yesus pernah kawin bahkan dua kali.

Dan upacara perkawinan Yesus, sanggup ditelusuri dalam Perjanjian Baru sendiri, yaitu dalam Alkitab Markus-14:3, Yohanes-12:3 dan Lukas-7:37 dan seterusnya.Markus-14:3.Ketika Yesus berada di Betania, di rumahSimon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang wanita membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya.

Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.Yohanes-12: 3Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, kemudian meminyaki kaki Yesus danmenyekanya dengan rambutnya; dan wangi minyak semerbak di seluruh rumah itu.Hubungan istimewa Yesus dengan MariaMagdalena, berabad-abad dibantah olehgereja.

Bahkan Maria Magdalena, difitnah sebagai seorang wanita pendosa. Lihatlah Alkitab Lukas-7:37.Tapi lanjutkan dengan membaca ayat-38dari Alkitab yang sama:Lukas-7:38Sambil menangis ia pergi bangkit di belakang Yesus bersahabat kaki-Nya, kemudian membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

Seorang wanita yang mencurahkanminyak wangi ke kepala, ke kaki, dan menciumi lelaki tersebut, berdasarkan Profesor Thiering, yakni upacara perkawinan ningrat Yahudi. Dalam masyarakat Yahudi, tidak akan pernah ada seorang wanita pun, yang ujug-ujug tiba mencium seorang lelaki yang bukan muhrimnya alasannya yakni perbuatan itu hukumannya yakni eksekusi mati.

Yang perlu dipertegas lagi, Yesus adalahorang Yahudi yang meneruskan anutan Nabi Musa as. Berdasarkan tradisi Yahudi, seseorang justru hanya akan diakui sebagai Rabi dan guru apabila seseorang itu menikah. Diperkuat dengan kenyataan bahwa orang Yahudi berpegang teguh pada perintah “Beranak cuculah dan bertambah banyak” (Kej. 1:27) dan pernyataan “Tidak baik jikalau insan itu seorang diri saja” (Kej. 2:18) serta tradisi bahwa seorang pria Yahudi pertama-tama harus mempelajari Taurat (sebagai orang Yahudi Yesus juga mempelajari Taurat) sedangkan untuk mempelajari Taurat syaratnya yakni menikah.

Bantahan Prof. Thiering terhadap klaim gereja yang selama berabad-abad menutupi hubungan istimewa Yesus dengan Maria Magdalena, didukung olehpenemuan Alkitab Philip di tempat Nag Hamadi, Mesir pada tahun 1945.Dalam Alkitab Philip ini, disebutkan dengan jelas, “Ada tiga orang yang selalu berjalan bersama Yesus: Maria ibundanya dan Maria saudara ibunya, dan Magdalena, yang disebut sebagai pasangannya.Dan pasangan dari Sang Juru Selamat (Saviour) yakni Maria Magdalena. (Dia mencintai) nya, melebihi cintanya kepada murid-murid yang lain dan sering menciumnya di mulutnya.

Murid-murid yang lain berkatakepadanya: “Kenapa engkau lebih mencintainya dari pada kami?”. Sang Juru Selamat menjawab dan berkata:Kenapa saya tidak menyayangi kalian ibarat menyayangi dia?" (59, 6-12; 63, 32-64, 5)Selanjutnya dari hasil penelitian Prof. Thiering, terungkap fakta bahwa program janji nikah Yesus dgn Maria Magdalena,diselenggarakan pada hari Jumat tgl 22 September tahun 30 Masehi.

Acara resepsinya diselenggarakan tiga tahun kemudian, yaitu pada 19 Maret tahun 33 Masehi, jam 12 malam. Besoknya Yesus ditangkap, dan disalibkan.Pada tgl 14 Juni 37 M, jadi 4 tahun sehabis penyaliban, lahirlah anak Yesus yang pertama, yang diberi nama Jesus Justus. Anaknya yg ke-3 lahir pada 10 April 44 M. Namanya tidak diketahui. Anaknya yang ke-2 tidak ada informasi.

Perkawinan Yesus yang kedua berlangsung dengan seorang wanita yang berjulukan Lidia.Kalau umat Islam, mewaspadai bahwa Yesus pernah kawin dan punya keturunan, maka buanglah keraguan itu jauh-jauh,

karena Allah SWT berfirman dalam Quran :Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-Rasul sebelum engkau, dan Kamimemberikan istri-istri dan keturunan kepada mereka. Dan tidak ada hak bagi seorang Rasul mendatangkan sesuatu ayat (atau mukjizat) melainkan dengan izin Allah. Bagi tiap-tiap masa ada Kitab.(Qs.Ar-Ra’d: 38).Jadi, siapa bilang Yesus hidup membunjang?[]

BAGIKAN DI FACEBOOK / TWITTER UNTUK AMAL JARIYAH